Tampilkan postingan dengan label my story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my story. Tampilkan semua postingan

aku mengeluh

16 Des 2012



Tak perlu menangisi apa yang telah terjadi, sudah cukup semua ini untuk sekedar aku resapi, dan faktanya semua sama saja, tak ada perubahan sedikit pun, malah cenderung semakin menjadi-jadi. Aku telah siap dengan segala konsekuensi dan siap menerima kemungkinan terburuk dari sebuah hubungan ini. Aku percaya sepenuhnya kepada garis takdir tuhan dan aku tak ingin melawannya, aku sudah cukup sabar untuk menghadapinya. Biar bagaimana pun, semua ini menjadi tanggung jawab ku, dan aku sadar itu. Yang terpenting adalah aku tetap menjaga dan tak ingin berpaling sampai perkataan itu muncul dari mulutnya. Aku tak ingin menyakiti siapapun, dan aku tak ingin melukai semua pribadi yang ada dan sangat berpengaruh dalam hubungan ini. Aku tak menolak bila harus menanggung malu, namun aku tak rela bila orang-orang yang tak seharusnya ikut merasakan malu itu juga. Sampai kapan pun semua ini akan terlihat seperti ini sampai satu diantara kita tersadar, bahwa hidup kita tak hanya bergantung pada sebuah benda yang ada di genggaman mu, karena yang musti kita sadari adalah hidup ini sangat kompleks. Aku cukup memahami, hidup ini ternyata tak sesingkat yang kita pikirkan, dan hidup ini tak semudah yang orang-orang katakan, tentang ketenangan, dan berbagai macam teori-teori omong kosong dari seorang motivator. Semua itu tak akan berpengaruh sampai kita sendiri yang menentukan dan mengambil sikap atas apa yang terjadi dan mencoba memperbaiki semuanya dengan benar. Ini bukan kenyataan yang aku harapkan, dan ini bukan alur perjalanan yang aku inginkan, tanpa rasa dan sedikit mengutuk tingkah dari seorang yang telah masuk kedalam kehidupan ku.

Aku bukan yang tanpa rasa, aku akui aku terlalu cepat memulai dan tak dapat memaklumi semuanya, namun aku telah cukup bersabar akan hal itu. Ini terasa menyesakkan dan ini akan membunuh segala rasa ku secara perlahan, menguburnya dan hingga tiba saatnya rasa itu akan hilang dan tanpa bekas. Aku selalu bersumpah pada sesuatu yang akan aku jalani, dan aku cukup mempunyai prinsip akan apa yang telah menjadi pijakan ku. Jelas aku membenci masa lalu tentang percintaan dan aku sama sekali tak berharap kembali pada sesuatu yang telah terlepas dari genggaman ku. Kesabaranku bukanlah kesabaran orang-orang yang sebenarnya, aku harus memuali dari awal, dan aku pikir kesabaran yang telah aku lakukan ini adalah kesabaran terbaik yang pernah aku lakukan, meski pada pengaruhnya, semua itu nihil dan tak berakibat apa-apa. Untuk sekedar bercerita tentang masa lalu itu sangat mudah, dan terlalu gampang pula untuk melupakannya, itulah aku, aku cukup punya banyak waktu untuk bisa berpijak dengan kaki ku sendiri dan tak ingin terjerumus pada suatu masa lalu yang kerdil dan bukan sebuah masalah besar bila aku mampu melupakannya hanya dalam sekejap mata. Keadilan bukan tanpa cela, berharap win-win solution itu hampir mustahil dan aku faham hal itu, namun aku menolak bila harus terus-menerus menahan perasaan yang serba salah ini. aku sudah cukup terbuka dan aku telah berusaha keras melawan dan membunuh setiap ego ku dan mencoba mencair dan mengikuti segala keinginan, namun sepertinya itu tak membuatnya mengerti, entah tak mengerti atau tak mau mengerti. Satu yang harus aku akui, aku berada dalam dua sisi yang sungguh membuat ku menjadi tak biasa dan hampir membuat ku putus asa. Namun aku menolak untuk melepasnya, sebuah janji telah terucap dan sebagai laki-laki aku bangga untuk selalu memenuhi janji yang telah aku sanggupi. Dimana disatu sisi aku merasa malu bila pada faktanya, aku yang seorang laki-laki merasa didinginkan oleh keadaan ini.

Seperti menanam benih, aku telah memulai, dan semua sesuai alur dan dengan cara-cara yang wajar, memulai dari awal dan mulai menyirami benih itu dan berharap semua sesuai dengan apa yang aku tanam. Namun terkadang kita tak bisa berharap terlalu banyak akan sebuah fakta alami, ini masalah perasaan dan tak ada yang dapat memprediksi dengan sempurna. Kita musti siap dengan kemungkinan-kemungkinan dan belajar menerima kemungkinan itu dengan segala kesiapan kita. Saat benih itu akan tumbuh menjadi sebuah bunga dan mekar kearah matahari, saat itu kita akan mengatahui sejauh mana bunga itu memberi pengaruh pada kita dan membentuk perasaan emosional kita secara perlahan. Aku masih duduk dan menanti, terus mecairkan suasana dan masih menggenggam tanggung jawab yang telah aku janjikan, satu yang tak ingin dan mungkin nanti akan membuat kesabaran ku habis adalah saat hujan itu membasahi hati ku. Aku masih cukup tegar untuk sekedar berdiri, tapi aku tak tahu sampai kapan dan entah kapan waktu itu akan runtuh dan mengganti dengan perasaan sinis yang mungkin akan membakar semuanya.

o'on phone

8 Des 2012

Ternyata menjalin hubungan itu tidak sesederhana yang dibayangkan. Penuh dengan hal-hal yang bila dihitung, ternyata jauh lebih banyak hal yang menyakitkan. Menyatukan dua kepala dan menempuh satu tujuan adalah yang sulit, dan yang memuakan adalah bila masalah itu muncul dari hal-hal yang seharusnya disadari dengan sesadar-sadarnya. Ada semacam trauma yang terus menghantui, namun itu sama sekali bukan luka yang tak tersembuhkan, namun cukup pedih bila harus terulang. Berulang kali melalukan kesalahan bodoh yang seharusnya dengan mudah dipahami dan disadari itu menyesakkan.

Aku telah berusaha dan sampai detik ini masih terus berusaha untuk memakluminya, namun aku berharap semua dapat berubah untuk hal yang lebih baik. Dilain sisi aku muak akan keberadaan teknologi, namun dilain sisi kehebatan teknologi ini yang mempertemukan kita. Memang bukan pada tempatnya bila aku menyalahkan kemajuan teknologi, yang harus disadari adalah sikap dari pribadi itu sendiri. Aku tak mengharapkan seseorang yang tak mengerti teknologi, namun dalam hal ini aku sangat membencinya dan terkadang berharap seseorang yang tak peduli dengan keberadaan teknologi. Sangat menyedihkan bila seseorang lebih menyukai keberadaan teknologi dari pada pasangannya, dan terlebih bila seseorang itu sedang bersama kita. Yang tak pernah habis untuk aku pikirkan adalah, sesakit apa dia bila tak membuka jejaring sosial atau bermain game? ataukah akan mati bila tak bisa online dalam setiap kesempatan? Sebandingkah dengan rasa sakit bila kita dicampakan?

Apa yang dia punya aku pun punya, namun aku tau kapan aku harus memainkannya, dan kapan aku harus fokus. Mungkin sebagian menganggap hal ini sebuah hal sepele, namun coba bayangkan bila itu terjadi pada diri kita. Aku tak ingin membalas dengan hal yang sama, karena aku tau, itu akan sangat menyakitkan.

Untuk sekedar bersenang-senang aku pikir itu konyol, tak sesuai dan cara-cara itu sangat licik. Saat kita saling tak memandang tak ada cara lain, keberadaan gadget itu sangat penting, tapi tidak saat diantara kita saling bertatap mata. Aku tak ingin memungkiri, mungkin tanpa sadar aku petnah melakukan hal yang serupa, namun ketika aku sadar, aku cukup bisa mengontrol dan memulai lagi dengan fokus. Kini semua mungkin telah terjadi, dan aku dalam dilema, hal ini seperti masalah sepele, namun bagi ku ini menyakitkan. Aku menyerah untuk memprotes, dan kini aku hanya akan menjalani ini dengan cara ku. Aku sudah cukup muak, dan tak dapat lagi menerima hal yang seperti ini. Faktanya handphone ini telah menyibukan beberapa diantaranya hanya untuk melukai perasaan seseorang. Dan kini mungkin aku harus memakai caraku untuk melunasi semua rasa muak ku terhadap masalah ini. Selamat tinggal jejaring sosial, selamat tinggal aplikasi-aplikasi yang telah membuatku muak, dan selamat tinggal semuanya. Semoga bila ada hal yang meyakinkan ku untuk kembali lagi untuk mencoba login lagi, walau aku berharap tidak. Mungkin satu-satunya yang akan aku rindukan hanyalah menulis dalam blog ini, selamat tinggal semua, dan semoga bila ada waktu luang aku akan tetap menulis di blog ini.

Thanks a lot for this pain!!!

brief aan mijn vrouw

Sesulit itukah  kita menghargai untuk hal yang telah orang lain usahakan untuk kita? Merugikah kita bila untuk sekedar memberi sedikit apresiasi untuk apa yang orang lain telah kita lakukan? Tak usah yang berlebihan, faktanya setiap orang memang menginginkan feed back dari apa yang telah mereka lakukan, terlebih itu datang dari pasangan kita. Tak perlu berbicara banyak, dan tak perlu terlalu dipertegas, menghargai sedikit dari usaha orang lain itu adalah sebuah harta yang mungkin mengangkat moral dan memberi sedikit dorongan positif. Tapi terkadang tiap-tiap dari mereka tak peduli dan lebih memilih jalannya sendiri, tanpa melihat bagaimana orang itu telah berusa untuk kita. Cobalah mulai menghargai tiap usaha yang diperbuat orang lain untuk kita. Untuk diperjelas, kita tak akan merugi ataupun jatuh miskin hanya untuk sekedar berapresiasi.

Tiba-tiba aku merasakan de javu, bayangan dan gambaran hal itu sepertinya terekam jelas, kala jemari-jemari mengetikan kata-kata dari perasaan yang sakit. Aku bukan pengecut bila hanya untuk bercerita dan mengakui kesalahan, tapi yang kita hadapi saat ini adalah tentang statement kita yang terdahu. Aku jelas memperhatikan, yang telah terjadi jelas sangat mengiris isi dalam organ tubuh ini secara semu, tapi itu sungguh menyakitkan. Tak berat yang aku inginkan, seperti kisah terdahulu yang pernah aku tulis, bagaimana pentingnya untuk sekedar menemani seseorang yang menganggap berartinya diri kita. Aku tak butuh halus tangan mu untuk merenggangkan penat ku, dan aku sama sekali tak ingin menuntut mu untuk menyiapkan segala kebutuhan ku. Hanya hal kecil yang aku inginkan, ketika aku telah penat dengan segala aktivitas ku, sudikah kiranya kita untuk sekedar duduk bersama, bercerita dan untuk sekedar menemani. Aku sama sekali tak berharap kamu untuk merasakan juga apa yang aku rasakan, yang aku mau hanya cobalah mengerti, kehadiran mu itu cukup untuk meringankan penat ku. Ingatlah, aku tak meminta yang berlebihan, cukup temani saja aku.

Menjaga statement adalah harus, ini menyangkut beberapa hubungan dan ini tentang bagaimana kita saling merasa. Aku jelas melihat, dan mengetahui lebih dari apa yang kamu bayangkan. Aku sangat detail, menciptakan beberapa asumsi dan memperhatikan lebih dalam dari yang kamu tau. Satu yang tak pernah kau pahami adalah, menganggap ku hanya seorang yang miskin rasa. Aku melihat dengan jelas, bagaimana ketika posisi mu berubah untuk dapat menatap orang lain, ayunan mata mu yang mencoba mencari sesuatu hal yang sepenuhnya ingin kau temukan. Aku tau, aku sakit, tapi masih mengganjal dalam hati ku yang mulai membeku, haruskan aku ungkapkan kekesalan ku itu? Aku sanggup memakluminya, tapi aku berharap ini semua berakhir. Entah sampai kapan aku menahan ini semua, apa yang telah kita lewati seperti sia-sia dan sama sekali tak membekas. Mungkin beberapa dari kita berfikir itu adalah sebuah kewajaran, tapi tidak untuk ku. Aku bukan orang yang terlalu banyak berharap, aku hanya menuntut sebuah keterus terangan dan kejujuran yang tulus, meski sakit, aku lebih menghargai bagaimana kejujuran itu muncul.

INI BUKANLAH HAL UMUM, AKU HANYA BERUSAHA MENULIS DENGAN APA YANG KU HADAPI SAAT INI. AKU PERCAYA, MASIH BANYAK SESEORANG YANG BISA LEBIH BANGGA MENJAGA SENYUM ORANG LAIN UNTUK SEKEDAR MENGHARGAI USAHANYA. DAN AKU YAKIN, ADA JUTAAN ORANG DILUAR SANA YANG SANGGUP UNTUK MENEMANI PASANGANNYA UNTUK SEKEDAR DUDUK BERDUA, BERCERITA HAL YANG RINGAN DAN MENGERTI DENGAN IKHLAS. BEGITU PULA DENGAN MENJAGA PERASAAN, BANYAK DARI MEREKA YANG TETAP SETIA DAN SALING MENJAGA PERASAAN PASANGAN, MENUTUP SEGALA KELEMAHAN DAN MENGHINDARI AIR MATA. KARENA AKAN SANGAT MENYAKITKAN BILA YANG MENGHAPYS AIR MATA PASANGAN KITA ADALAH ORANG LAIN.

the kupluk, pesona tukang villa merambah artis

5 Agu 2012

Salam bulu domba... haah, beberapa hari ini gue kesel banget sob, kesel gue, masa cuma karena gue beli kupluk dan memakainya, lantas gue dibilang tukang villa. Sialan banget gak tuh orang yang bilang gue kaya tukang villa. Orang-orang seperti mereka yang bilang kupluk identik dengan tukang villa itu sebenernya harus dimusnahkan, kenapa? karena mereka tidak bisa membedakan mana tukang villa sesungguhnya dan tukang villa dadakan. (lha berarti gue masuk ke kategori yang dadakan dong :'0). Tapi biar dadakan, kan gue bukan tukang villa yang sebenarnya, gue hanya mau ngerasa tampan aja kalo pake kupluk, walau pun emang gak tampan. Terlebih lagi, menurut gue pemakaian kupluk secara berkala itu baik buat kesehatan kutu dan ketombe, karena dia akan merasa adem di kepala kita. Kenapa gue bilang baik? karena suatu ketika adek gue pernah kena penyakit kuning, dan katanya bisa sembuh dengan memakan kutu rambut. Dan apa yang terjadi? gue kesulitan sob buat nyari kutu rambut, udah jarang banget tuh kutu, sampe terpaksa gue musti inden 3 hari sama tetangga gue buat dapetin kutu yang entah dari mana tetangga gue itu mendapatkannya. Nah, dari kisah diatas, maka gue anjurkan sobat-sobat buat memakai kupluk dan mulai berternak kutu.

Kembali ke kupluk, selain memanjakan kutu yang gue sebut diatas, kupluk adalah menutup yang dapat meredakan penyakit besar kepala, gak percaya? berikut contohnya.


Nah seperti itulah gue kalo gak pake kupluk, sangat besar kepala dan terlihat garang x(. Berhubung gue mempunyai hati yang agak-agak pink, kalo orang-orang bilang, maka gue harus bisa merubah kegarangan gue. Lu bayangin aja sob kalo lu punya kepala sebesar itu? mana cukup helm masuk ke batok kepala lu? jangan kan masuk, mungkin si helmnya juga jijik kali kalo liat kepala model kaya gitu. Nah oleh sebab itu gue pake kupluk, dan setelah gue pake kupluk, besar kepala gue berkurang drastis dan tingkat ketampanan gue bertambah sekitar 100,50%. Gak percaya? liat photo dibawah ini, itu setelah gue menggunakan kupluk ;b.


Nah kaan... apa kata gue, berubah kan setelah gue pake kupluk. (whahahahahaha, semoga pemirsa gak pada ngeh kalo gue lagi ngebohong ;b).

Lagi sob, sebenernya kupluk itu sesungguhnya menghindari kepala kita dari masalah malu karena rambut rontok, gak percaya? buktikan sendiri. Bila rambut anda mulai rontok dan bentuk rambut anda sudah seperti Lombardo, silahkan pakai kupluk, dijamin kepala botak anda akan terhindar dari pantauan orang-orang. Buat yang belum kenal si Lombardo, neh gue kasih gambarnya..


Tuh lu liat aja sob, gue yakin si Lombardo itu kepanasan karena kepala plontosnya tersiram sinar matahari. Tapi apa yang terjadi setelah dia memakai kupluk? berikut adalah gambarnya...

Wuuiih, setelah si Lombardo memakai kupluk, sepintas dia mirip dengan David Beckham. Makanya, buat sobat-sobat, ayo buruan pakai kupluk sekarang juga. Ini adalah rekasa bukan fakta, jadi tunggu apa lagi. Beli kupluk sekarang dan bergayalah ala Beckham walau wajah anda tidak mirip sama sekali.

Nah, gimana? tertarik menggunakan kupluk? atau masih minder pake kupluk karena takut dibilang kaya tukang villa? Gak perlu takut sob, berikut ini gue lampirkan artis-artis keren yang gak malu dibilang kaya tukang villa. Pada dasarnya, artis yang pake kupluk dan kita yang bukan artis tapi pake kupluk adalah sama aja, hanya yang membedakan, kalo artis itu ganteng, dan kalo kita jelek. Tapi gak usah minder, bravo kupluk.
Brian Molko, Placebo
yang abis diselingkuhin sama steward ;b
Brad Pitt Ngatimin :)
Gimana? masih nganggap kupluk itu hanya tukang villa saja? makanya melek!!!  kebanyakan gaul di puncak bogor, makanya sekali-kali maen ke luar negeri kaya orang-orang, jangan kaya gue, yang gak bisa ke luar negeri :'(.



kenapa gue ngeblog?

5 Jul 2012

Sebenernya sih udah lumayan lama gue kenal blog, tapi dulu kurang aktiv sampai akhirnya blog gue yang lama entah kemana. Berawal dari seorang temen yang ngenalin adsense ke gue, yang katanya bisa menghasilkan duit via ngeblog. Nah jadilah gue ngeblog lagi, tapi untuk ngejar rupiah yang seperti temen gue bilang tadi. Beberapa bulan ngeblog, ternyata bener aja, blog gw di confirm sama adsense, tapi.... beberapa bulan berikutnya adsense gue dibanned. Entah apa masalahnya, yang pasti saldo gue yang udah ada diangka 35 dollar ilang dah. Akhirnya vakum lagi ngeblognya.


Nah baru sekarang-sekarang inilah gue mulai balik ngebog lagi, tapi bukan untuk mencari rupiah lho. Hahahahaha... trauma gue. Sekarang sih cuma iseng aja aktiv pake blog, berhubung gue suka nulis dan gue rasa blog tempat yang pas buat gue untuk belajar menulis. Walau masih berantakan dan terkesan gak ada yang menarik dari tulisan gue, ya paling gak, gue stop untuk copas-copasan lah, macam blog adsense gue yang dulu. Sekarang gue mau coba nulis dari apa yang ada di pikiran gue aja. Buang unek-unek dan mencoba mencari hal-hal baru di sini.


Efek... efek dari ngeblog yang gue rasa sekarang sangat positive, itu kenapa gue selalu suka ngeblog. Mulai dari menambah wawasan, dan bermacam-macam pengetahuan mampir di otak gue. Kenapa? karena semenjak gue ngeblog, gue selalu mikirin hal apa yang mau gue posting, mencari inspirasi dari blog-blog temen gue, menilik bagaimana mereka menulis dan bercerita, kadang malah nyasar ke blog-blog yang lain. Dengan kata lain gue jadi rajin membaca blog orang-orang, dan imbasnya gue jadi banyak tau, dan menambah wawasan gue. Ya walaupun gue ini termasuk orang yang bebel otaknya, tapi semoga aja dengan ngeblog ini gue bisa sedikit-sedikit memapas kebebelan otak gue dan mulai bisa menampung wawasan yang gue dapet dari seringnya gue membaca.


Dengan ngeblog gue juga bisa menulis banyak hal, tentang apa yang gue lihat, curhatan sampe hal-hal unik semua gue tulis disini. Ditambah lagi, sekarang gue bisa ngeblog via hape, jadi gue bisa ngeblog dimana pun gue berada. Ya.. pokoknya gitu aja dah, ngeblog itu menyenangkan, dan yang terpenting bagi gue, ya itu tadi, bisa membuka wawasan dan jadi banyak tau berbagai macam hal. So.. buat temen-temen, jangan cuma jadi pembaca setia, mumpung ngeblog gratis dan gak pake beli domain dan lain-lain, buruan deh buat akun blognya. :)


bila ucapan penguasa tak boleh dibantah, kebenaran pasti telah terancam 
 -widji thukul-

filotes

25 Jun 2012

Hari ini matahari kurang bersahabat, panasnya bikin celana dalem gue yang gue jemur gak kering-kering. Ditambah lagi dengan angin yang seakan pada mudik entah dalam rangka apa, yang pasti beberapa hari terakhir nuansa senja gak lagi bikin gue enjoy ngopi. Beberapa hal absurd mondar mandir disekeliling gue, diantaranya ngendep didalam otak gue dan sepertinya ogah keluar. Sarapan gue juga terasa hambar, seperti makan kacang polong tapi gak bikin plong, atau kaya minum teh tapi gak terasa relax. Pokoknya beberapa terakhir ini emang suram sekali dah.

Gue sendiri gak tau kenapa hari-hari gue belakangan ini terasa ada yang kurang, gaji udah keluar, utang udah dibayar, dan kebutuhan penunjang juga udah dibeli. Sempak?? ah, sempak gue masih banyak, jadi gak perlu beli dulu, lagi pula sepertinya masalah gue bukan pada sempak dah. Lalu kira-kira apa ye?? Heemmmm, okelah gue nyerah, gue ngaku.... hari-hari gue sekarang kurang nyaman karena masalah percintaan :0. Ya beginilah nasib gue, semua berawal dari keegoisan gue. Tapi apa yang jadi egois gue ini sebenernya hanya ungkapan kecintaan gue sama dia, dan bukan semata karena gue benci atau bukan pula karena berkurangnya rasa sayang gue. Well, mungkin sebagian atau malah seluruh orang menganggap ini adalah hal yang keterlaluan, tapi seperti kata pepatah, lain lubuk maka lain pula ikannya. Sepertinya gue harus berterima kasih untuk pepatah yang satu ini, hehehehehe...

Ya gue sih berharap semua akan baik-baik aja, tapi setelah apa yang terjadi, gue pikir semua butuh waktu. Walaupun masalah ini gak serumit silsilah dewa-dewa Yunani, tapi jelas ada efek sampingnya. Jangankan hati, obat aja ada efek sampingnya, hahahahaha... Nah, efek samping itu yang masih berasa sama gue, tapi gue juga gak mau kalo nantinya masalah ini jadi runyam. Entahlah, ya semoga aja semua akan baik-baik aja dan bisa normal kembali. Sayang kalo sampe nanti ada masalah besar, hancurlah semua kisah roman picisan gue. Tapi setelah melewati beberapa episode macam sinetron Indonesia, gue cukup paham kok untuk tetap bisa mempertahankan dan menjaga kelangsungan hubungan ini. Tapi sekali lagi, gue cuma mau mempertahankan kalo dia emang mau mempertahankan, kalo dia yang..... eemmmm. yasudah lah, gue rasa segini aja curhat gue. Akhir kata, biar agak nyambung sama judul entrinya, gue cuma mau bilang.... filotes oohh filotes :(

don't judge each day by the harvest you reap, but by the seeds that you plant.
 -Robert Louis Stevenson-

catatan kecil pertempuran gue ;p

27 Mei 2012

Ditulis oleh penulis amatir dan alakadarnya...


Jum'at, 3-Juni-2011...

Dengan segudang rasa males dan dengan terpaksa saya ambil perlengkapan saya. Helm, sepatu, jaket, dan perlengkapan lainnya. Bruuuummm... siap berangkat kemedan pertempuran, tiba di medan pertempuran pukul 20:45 waktu itu di Indonesia bagian yang sebelah barat sonoan dikit. Wah.., ternyata dimedan pertempuran situasi sangat tidak kondusif, pertarungan pertama melawan kemiskinan. Ternyata pihak musuh telah menyiapkan tank dengan pengendara jendral besarnya, wah..., kacau deh kalo gini saya'nya. Dengan susah payah akhirnya pertarungan saya menangkan, tepat pada pukul 05:50 pagi saya telah berhasil melewati blokade musuh. Dengan semangat yang tersisa dan gelar MTT alias Manusia Tak Tidur saya beristirahat sejenak, tepat pukul 07:15 waktu Indonesia bagian barat lagi, saya sudah harus bersiap melawan peperangan ke-2 melawan kebodohan. Wooaaahhhh!!! duh, masih capek saya'nyaaaa...

Sabtu, 4-Juni-2011...

Matahari mulai naik dan menerangi bumi ini, tak sempat saya menghirup udara pagi ini, karena terpolusi oleh ribuan kendaraan besi yang lebih dulu berperang. Setelah kurang lebih 1 jam berjalan kembali saya bergabung dalam pasukan cavalery 424, akhirnya saya sampai di medan pertempuran yang ke-2, lagi-lagi situasi dan keadaan sangat merugikan. Semua lelah bekas perang semalam masih terasa, tapi apa boleh buat saya harus terus melanjutkan perang melawan kebodohan. Blokade pertama pasukan English telah menghadang, waah repot harus berperang dengan pasukan English. Setelah bergelut selama kurang lebih 2 jam akhirnya pasukan English dapat ditaklukan meski harus kehilangan banyak tenaga dipihak saya. Lalu menuju ke medan pertempuran yang ke-2 melawan pasukan algoritma, kali ini pertarungan berjalan lancar dan berhasil kami menangkan dengan telak meski pada awalnya pertarungan terasa agak berat. Adalah sersan TackeYuu Shiroyama, yang membantu saya dalam perperangan ini. Berlanjut ke blokade ke-3 di depan telah berbaris ratusan pasukan Fisika yang siap menghancurkan pasukan saya. Waahh, kali ini pasukan bener-bener dibuat pusing dan hanya mampu bertahan dipojokan aja sambil meringis. Lebih parah lagi salah satu teman pleton saya sudah terkantuk-kantuk, ada pula teman saya yang bernama kopral Andrex R Aditya keseringan ngopi pendengarannya jadi agak cacat. Dengan lantang pasukan Fisika berteriak, Gaya coloumb, namun teman saya juga berteriak, "awas ada gaya peluruuu" serempak kami kehilangan konsentrasi dan tertawa terbahak-bahak apa lagi komandan Wiwi Andinita Suryadi dia tertawa sampai terkencing-kencing, duh jadi capek deh saya'nya...
Namun setela pertempuran panjang akhirnya blokade ke-3 dari pertempuran melawan kebodohan ini dapat terlewati meski banyak menguras tenaga. Huuuuhh, lelah deh saya'nya...
Melewati malam kami semua berpesta setelah berperang siang tadi, bertempat di kediaman salah satu prajurit andalan pasukan 424, Riri Erma kami semua bersenang-senang. Bukan hanya saya, ketua jendral besar Stuart Van Houten, panglima perang Scevtiz Luciper, Komandan satu Stevipay Deiqita, Profesor amunisi Doktor Agho Subagyo, dan kopral Arief Hidayat juga ikut berpesta. Segala macam bentuk kopi sampai jambu buool pun tersaji untuk merayakan keberhasilan melewati perang siang tadi. Dari rock, metal, dangdut sampai kosidahan kami nyanyikan, uupppssss..., tiba-tiba handphone saya berdering, "hallo mayor adi, anda dibutuhkan segera dimarkas besar untuk membantu peperangan di barat batavia melawan kemiskinan dan permusuhan". Waduh, dengan terpaksa saya undur diri dari rekan-rekan di rumah Riri Erma, dengan rasa malas yang menumpuk saya menuju medan pertempuran yang selanjutnya. Whuuuzzzz_ semakin capek deh saya'nya...

Pukul, 20:50 tiba di medan pertempuran terakhir, tanpa basa-basi perang langsung pecah. Sempat maju-mundur akhirnya perang terakhir ini saya menangkan dengan sangat menguras energi saya. Debu-debu berterbangan dan keringan seakan membusuk ditubuh saya, hahahaha_ maklum dari kemarin gak mandi, pukul 23:45 semua telah terkendali. Waktunya beristirahat dan melepas lelah... Huuuooooiiiii, capek sekali deh saya'nya...

Minggu, 5-Juni-2011...

Waktunya pulang ke kampung halaman, setelah kemarin berperang kini waktunya istirahat total. Tiba dirumah pukul, 07:30 dibagian Indonesia bagian barat. Tiba-tiba seseorang tetangga terdekat berteriak memanggil nama saya, dia memberikan  sebuah bingkisan paket. Dipaket itu tertulis dari Asrina Yulianda, wahh senangnya hati saya, setelah berperang selama berhari-hari yang sangat menguras tenaga saya. Wooowww!!! sebuah jaket, wah senangnya hati ku... peperangan yang membuat lelah saya'nya akhirnya membuat senang deh saya'nya... Tanpa sadar sambil memeluk jaket itu aku tertidur ditumpukan kapuk-kapuk empuk... zzzzzzzzz...

sekian, dan terima kasih...



don't judge each day by the harvest you reap, but by the seeds that you plant.
 -Robert Louis Stevenson-

temani saja aku

22 Mei 2012


Joni namanya, seorang teman yang cukup dewasa dan penyabar. Sore itu selepas ngampus gue dan Joni masih asik ngopi disebuah warung didepan kampus. Ada yang aneh dari raut wajah sahabat gue ini, entah apa yang terjadi, tetapi gue pun ragu untuk menanyakan hal tentang ada apa gerangan dengan teman gue ini. Gue diam beberapa saat, karena gue yakin teman gue ini nantinya juga akan cerita sendiri tentang masalahnya ke gue. Betul dugaan gue, selepas menyeruput kopi dan menghela napas panjang, si Joni mulai membuka mulutnya dan berbicara sama gue. Wajah temen gue makin sayu, tampak ada rasa sedih dalam dirinya. Dan sejenak gue terkaget-kaget ketika si Joni berkisah tentang hubungan rumah tangganya sangat tidak menyenangkan dan sangat menjenuhkan. Lebih lanjut teman gue ini minta pendapat dan saran gue soal apa yang harus dia lakukan agar rumah tangganya gak makin berantakan. Dalam diam gue cuma ngebatin dalam hati, "duh, gue aja belum nikah masa udah disuruh kasih saran buat yang beginian". Walhasil, sore itu gue cuma jadi pendengar setia keluh kesah temen gue itu.

Satu minggu kemudian, temen gue ini tak nampak batang hidungnya dikampus. Iseng gue coba sms ke hapenya, tapi lama gue tunggu, gak ada juga balasan dari temen gue ini. Sampai pada suatu malam, hape gue berdering dan tampak nama Joni terpampang dihape gue. Ternyata si Joni menelpon gue dan dia minta gue buat nemenin dia disebuah cafe dibilangan Jakarta. Tanpa pikir panjang, gue datangi tempat yang disebutkan temen gue ini. Sesampai dicafe itu, gue liat si Joni duduk bersandar dengan tampang yang benar-benar lusuh. Dengan hati-hati gue duduk dihadapannya, dan dengan nada yang lemah temen gue ini berkata bahwa dia telah bercerai dengan istrinya. Wah, gue kaget tapi gue coba untuk tenang. Dan setelah suasana hening, gue coba bertanya perlahan, penyebab apa gerangan yang membut si penyabar ini sampai hati menceraikan istrinya. Karena setau gue, istrinya perhatian banget sama temen gue ini, istri temen gue selalu merapikan rumah, mencuci pakaian dan menyiapkan makanan buat si Joni ini. Tapi ketika si Joni bercerita, hal yang mengejutkan terdengar dikuping gue, tentang alasan dia menceraikan istrinya.

Joni mulai bercerita, istrinya sebenarnya sayang dengan dia. Setiap hari dia menyiapkan sarapan, merapikan rumah dan mencucikan pakaian. Lalu apa yang menjadi masalahnya? Joni melanjutkan ceritanya, satu hal yang membuat Joni tak bahagia adalah karena istrinya lebih suka menyibukan diri mengurus rumah, istrinya lebih memilih beres-beres rumah ketimbang menemani Joni untuk sekedar bercengkrama. Istri temen gue ini mungkin merasa tugas istri adalah mengurusi rumah, dan kata si Joni, hal lain adalah menemaninya tidur dan memenuhi kebutuhan biologis si Joni saja. Saat Joni meminta istrinya untuk sekedar menemani menonton tv, atau mendengarkan cerita si Joni, istri lebih suka merapikan rumah dan sibuk dengan urusan rumah tangga. Diakhir cerita, dengan sedih temen gue si Joni ini berkata, "gue gak butuh tukang cuci, dan gue gak butuh tukang bersih-bersih rumah, gue bisa bayar seorang pembantu buat melakukan itu, yang gue butuhkan adalah istri yang selalu menemani gue saat gue butuhkan". Wew, gue terdiam, bener juga si Joni ini. Istri sejatinya adalah teman hidup suami, dan kini gue paham kenapa temen gue ini akhirnya memilih bercerai. Waktu yang semakin larut menyudahi pertemuan gue dengan si Joni.

Dan gue beranjak pulang, diperjalanan gue terus berpikir, meski hanya hal sepele, tapi bagi seorang suami yang ditemani istri adalah hal yang paling menyenangkan. Walau hanya menoton tv, bercengkrama, atau sekedar mendengarkan radio, tp hal ini sangat fatal. Dan dari sini gue belajar bagaimana pentingnya menemani, dan berharganya ditemani. Mungkin dalam kasus gue, yang belum berkeluarga, hal ini bisa gue praktikkan pada teman dan sahabat gue. Saat temen membutuhkan, ya paling tidak kita bisa menemani teman kita disaat dia terpuruk, dan gue yakin itu sangat berharga buat teman kita. Lalu harapan gue, semoga kedepannya gue mau punya seorang pendamping yang siap menemani gue saat gue butuhkan. Amiin ;)

Published with Blogger-droid v2.0.4

ngeblog via android



Heemmm, lagi muter-muter play store eh nemu applikasi blogger droid. Penasaran coba search ke google, kali aja ada applikasi yang keluaran google inc. Lama searching, akhirnya dapet juga link buat downloadnya. Taph sayang, setelah mau didownload ada caution diatasnya dengan tulisan "applikasi ini tidak tersedia di negara anda". Wew, sial bener dah, terpaksa pake yang blogger droid.

Kelar download langsung gue coba test buat posting. Nah yang kalian baca ini adalah postingan gue via blogger droid. Lumayan lah, itung-itung bisa jadi gampang kalo mau posting diblog. Sekalipun lagi dijalan, atau lagi ada dikendaraan gak perlu bingung buat nuangin unek-uneg di blog. Tinggal buka applikasinya, dan langsung posting, hehehe :)

Wew, inikan posting tester gue, kok gue udah sok tau aja yak, padahal gue belumm tau hasil update'an nya. Hahaha, okelah kalo begitu sob, sekian dulu tester ini gue sampaikan. Dan ini siap-siap mau gue terbitkan, dan mau liat hasilnya. Capcuuus cinnt. . .

Published with Blogger-droid v2.0.4

long distance relationship

20 Mei 2012

musti nunggu 2 tahun buat ketemu ;(

Cinta jarak jauh, kok bisa yak? gimana tuh ngejalaninnya? Emang dah yang namanya cinta jarak jauh itu gak enak banget sob, coba aja lu bayangin. Saat malam minggu tiba, temen-temen pada ngapel, nah yang long distance cuma bisa telponan atau yang bokek ya sms'an. Waktu untuk bertemu sangat-sangat terbatas dan bisa dibilang jarang banget. Pait nya itu ya kalo pas kita ada hari spesial, gak bisa ngerayain bareng-bareng, sedih beneerrr dah. Tapi tunggu dulu, gak semua hal itu pait buat yang long distance, maap ye bukan gue sok tau, tapi gw mengalami hal ini :p (hahahahaha, pengalaman pribadi).

Dari yang gue alami, banyak juga kok hal-hal seru yang bisa gue lakukan meski (sekali lagi) musti dilakukan dengan keterbatasan jarak (hikz). Dan dari pengalaman long distance ini gue ternyata banyak belajar tentang banyak hal pula. Dari berbagai macam hal, ternyata cukup banyak hal yang melatih kepribadian dan segala sifat kita sob. Dan inilah menurut gue hal-hal terpenting yang dapat kita pelajari dari hubungan jarak jauh ini.

Melatih Kesabaran
Kesabaran sangat penting neh sob buat yang mau coba-coba untuk berhubungan jarak jauh. Dari pengalaman gue, yang namanya kesabaran dalam menjalankan hubungan jarak jauh ini sangat diuji. Lu bayangin aja, gue musti nunggu sampe tahun kedua baru bisa ketemu, hahahahaha selama dua tahun gue cuma berkomunikasi lewat hape atau chat online. Tapi apa yang gue dapat dari hal ini adalah, ternyata hidup itu emang musti ada alur dan perencanaan, dan itu juga butuh kesabaran. Bikin plan buat ketemuan, dan selalu sabar buat menanti, apa lagi kalo jaringan lagi lemot dan mengganggu komunikasi, hahahaha ini bener-bener membutuhkan kesabaran tingkat tinggi. Tapi alhamdulillah gue masih bisa menjalaninya sampe sekarang.

Menjaga Kepercayaan
Jangankan yang jauh, yang dekat aja kalo namanya  pacaran pasti butuh kepercayaan, nah buat yang jauh pastinya dan tentunya butuh lebih ekstra yang namanya menjaga kepercayaan. Dan bukan hal yang sepele, kepercayaan bener-bener menentukan hasil akhir dari hubungan ini sob. Bahasa kasarnya, yang deket aja banyak yang selingkuh, nah apalagi yang berjauhan dan yang gak saling melihat satu sama lain. Dari sini gue dilatih bagaimana menjaga perasaan dan bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan pasangan gue. Dalam hal ini memang sulit, karena kita memang sama sekali buta akan situasi dan keadaan pasangan kita, tapi percayalah, kalo kita bisa saling percaya dan meyakinkan dengan tindakan, semoga long distance kita akan berjalan baik.

Kejujuran
Hal berikutnya yang gue pelajari dari hubungan jarak jauh ini adalah tentang berharganya sebuah kejujuran. Sulit emang buat yang satu ini, apa lagi kita emang jauh dari pasangan. Tapi perlahan gue mulai bisa jujur dan menerima segala konsekuensi dari apa yang udah gue lakukan. Misalnya, saat gue pergi dengan temen-temen gue kesebuah acara, tentu hal ini kadang membuat curiga pasangan kita. Pergi dengan siapa? temennya cewek atau cowok? ngapain nanti disana? macem-macem lah hal yang jadi pertanyaan. Tapi dari pada gue berbohong, mending jujur dan berterus terang. Namun bukan berarti dengan jujur lantas kita bisa seenaknya, tetep musti jaga perasaan dan menghindari hal-hal yang bisa bikin pasangan kita nantinya jadi kecewa.

Mungkin hanya tiga hal diatas yang bisa gue share, tapi sebenernya masih banyak lagi hal-hal yang bisa kita jadikan pelatihan dalam menjalankan hubungan jarak jauh ini. Menilai kesetiaan, menahan rasa cemburu (nah yang ini nyiksa banget sob), menjaga komunikasi. Selain itu dengan jarak jauh ini kita jadi benar-benar menikmati yang namanya teknologi, hahahaha bayangkan aja seandainya internet atau telpon genggam gak ada?? (terima kasih teknologi ;p).

Tapi apapun itu, yang namanya berhubungan, bukan yang jarak jauh aja, yang dekat pun sebenernya banyak juga kok halangannya. Semua tergantung kita bagaimana menjalaninya, so buat temen-temen yang mau ngerasain long distance atau terpaksa long distance, gak usah takut. Yakin dan percaya kalo kita bisa menjalaninya.  Dan yang terpenting itu ingat, bahwa jodoh ada ditangan Tuhan, kita hanya tinggal berusaha. Toh kalo memang dia adalah jodoh kita, niscaya Tuhan juga akan memudahkan jalan kita, ya gak sob? ;p

Akhir kata, semoga tulisan ini bisa mempertahankan dan menguatkan hubungan sobat-sobat yang sedang menjalankan hubungan jarak jauh. Sekaligus meyakinkan bahwa hubungan jarak jauh itu bukan tebing penghalang buat kita mencari cinta sejati... Preeettt ;b
akhirnya ketemu juga ;b

pantai batu berdaun dan misteri meriam tegak

17 Mei 2012

Pantai Batu Berdaun

    Matahari mulai menembus celah-celah jendela kamar, dan udara sejuk merasuk menyentuh tubuh ini yang tak terselimutkan. Ku buka mata ku dipagi ini, kesejukan mengingatkan ku akan suasana kampung halaman yang dulu. Dengan langkah setengah gontai aku bergegas menyiram diri. Hooaaammzz, meski masih terkantuk namun aku paksakan, sepertinya lelah sisa kemarin masih terasa. Setelah selesai mandi tak banyak yang aku kerjakan dipagi pertama ku ini di Dabo. Satu yang aku rasakan hanyalah keasingan yang tak membuatku aneh, justru aku merasa nyaman. Hari ini adalah perkenalan pertama ku dengan Doly, Kuning dan si Hitam.
Pantai Batu Berdaun, Dabo, Singkep, KepRi


    Pagi berlalu dan sekarang matahari mulai merangkak perlahan condong lebih kea rah barat. Inilah saatnya jalan-jalan J, berangkaaattt. Tujuan pertama adalah pantai yang cukup terkenal disini, Pantai Batu Berdaun, dengan mengendarai motor berangkat lah aku dan Nanda menuju lokasi. Sampai di tujuan, Pantai Batu Berdaun ternyata pantainya sepi, dan yang membuat ku penasaran adalah nama pantai itu, “Batu Berdaun”, dan usut punya usut, nama Batu Berdaun bukan tanpa sebab nama itu dipilih untuk nama pantai ini. Ternyata disalah satu pinggir pantai memang terdapat sebuah objek batu dengan ditumbuhi sebuah pohon. Unik namun aneh memang, dengan penasaran aku perhatikan pohon yang tumbuh di bebatuan itu, dan ternyata memang akar pohon itu muncul dari batu besar itu, amaziiinnggg!!! . Desiran angin yang berhembus membawa kenyamanan, pasir pantai dengan putihnya terhampar disepanjang pantai yang tenang namun menyejukan itu. Satu hal unik adalah ketika kami mampir kesebuah warung untuk membeli soft drink, disebelah warung terdapat sebuah pohon papaya, uniknya, buah pepayanya berwarna kuning, sayangnya aku tak sempat memotret pohon papaya unik itu . Dari kejauhan aku memandang sebuah batu diujung pantai ini, dan ternyata itu adalah objek di pantai sebelah pantai Batu Berdaun. Tanpa pikir panjang kita langsung menuju pantai yang berobjek sebuah batu besar itu, Pantai Batu Bungkuk.
Pantai Batu Bongkok


Tak lama kami singgah di pantai ini, selain karena sepi, suasananya seperti tidak bersahabat. Setelah photo beberapa gambar kami kembali ke pantai Batu Berdaub dan duduk disebuah tempat di pinggir pantai.

    Sore hari telah menjelang, jauh diujung pantai tampak segumpal awan menghitam berjalan mendekat kearah kami. Sepertinya aku dan Nanda memang harus sudah pulang, bergegaslah kami beranjak pulang. Ditengah perjalanan mata ku tertuju pada sebuah objek di sebelah kanan ku, sebuah meriam tua yang telah dipagar rapi berdiri kokoh menghadap langit. Meriam Tegak namanya, konon menurut cerita, meriam ini akan dipindahkan ketempat penampungan barang cagar budaya, tetapi katanya meriam itu tak dapat dipindahkan. Dari beberapa sumber diinternet yang ku buka, konon pemda setempat telah mendatangkan dua kali alat berat guna Memindahkan meriam itu, namun yang terjadi malah alat berat itu rusak dan tak bisa Memindahkan meriam itu. Hal unik itu membuat ku penasaran, kami putuskan untuk sejenak berfoto di situs cagar budaya itu.
Situs Meriam Tegak

air terjun batu ampar

Air Terjun Batu Ampar

Cerita ini ketika gue lagi ada ditanah melayu Riau, tepatnya di daerah Dabo, Singkep, Kepulauan Riau. Siang itu gue merencanakan sebuah perjalanan ke sebuah air terjun di daerah sekitar. Perjalanan lumayan jauh juga sih, tapi karena daerah yang emang masih sepi, jadi gak ada macet sehingga perjalanan lancar. Dengan mengendarai sepeda motor gue dan sang pacar beserta adik dan ibunda pacar gue, berangkat menuju air terjun batu ampar.
Air Terjun Batu Ampar


Suasana perjalanan cukup sejuk, meski panas namun udaranya segar, beda banget dah sama suasana Jakarta yang banyak polusi. Tak terlalu lama, kami sampai di air terjun batu ampar. Sejuk banget udaranya , air nya juga bersih serta duingin banget. Gak pake lama gue langsung aja nyelup dialiran air terjunnya, dan brrrr bener-bener dingin. Tapi sayang, seperti yang gue liat, tempat ini kurang perhatian dan sepertinya kurang terawat. Padahal air terjun ini bisa jadi alternatif rekreasi yang alami dan arena refreshing yang bagus. Air terjun batu ampar bukan yang tinggi, hanya beberapa meter saja, namun tempat ini menawarkan sebuah ketenangan yang alami. Di bawah air terjun terdapat kolam yang sayangnya sudah tak terawat pula. Sayang ya, padahal air terjun ini bagus buat objek wisata. Entah karena memang kurangnya minat atau promosi dari pihak pengelola yang kurang gencar, sehingga tempat ini jarang sekali didatangi pengunjung dari luar daerah. Atau karena memang tempatnya yang jauh yak?? hehehehehe.
Batu Ampar


Tapi buat gue pribadi, tempat ini memang menyenangkan. Kesejukan dan banyaknya pepohonan yang rimbun membuat gue terasa tenang dan nyaman.

liverpudlisme

15 Mei 2012


Akhirnya selesai juga kompetisi liga inggris 2011-2012 dengan Manchester City sebagqai juaranya. Tapi biar bagaimana pun, ini bukan musim yang bagus buat Liverpool. Sayang ya Liverpool gagal lagi finish di urutan ke 4 klasmen, yang tandanya gagal lagi buat berjibaku di Liga Champions musim depan. Tapi it's okay, beruntung Liverpool menjuarai piala Carling, dan mendapatkan tiket lolos ke piala UEFA. Meski masih dibawah liga champioms, tapi tak apa lah, toh partisipasi ini menandakan Liverpool masih bisa unjuk gigi di Eropa.

So, gue sebagai Liverpudlian jelas kecewa, tapi buat gue pantang jadi karbitan. Dan semoga musim depan Liverpool bisa lebih beruntung dan bisa memperbaiki kesalahan di musim ini. Beberapa pemain udah pada diincar dan semoga nantinya bisa direkrut dan memberi kontribusi yang lebih buat Liverpool. Musim ini memang bukan musim yang baik bagi Gerrard CS, banyak kehilangan point dikandang dan sering tumbang ditangan klub yang notabene diatas kertas harusnya bisa dimenangkan. Tapi itulah sepak bola, bukan hanya sekedar skill dan strategi, keberuntungan juga menjadi salah satu fatktor terpenting.

Akhir kata gue cuma berharap dimusim yang akan datang semoga Liverpool bisa berbenah dan lebih didekatkan pada keberuntungan.

YNWA

cinta sejati si buta

22 Jan 2012

Kisah ini ane kutip dari cerita seorang temen ane gan, kisah aslinya ane gak tau gan bersumber dari mana atau karangan asli siapa atau malah ini benar-benar kisah nyata. Ceritanya lumayan mengharukan neh gan, langsung aja ye ane ceritain….

Suatu masa, entah kapan masa ini tepatnya ane juga gak tau, (hehhehehe_) hiduplah sepasang kekasih yang saling mencintai. Mereka ibarat romeo dan Juliet yang tak terpisahkan, dan hari-hari mereka penuh dengan cinta. Yang pria meski tak terlalu tampan namun sangat setia dan sangat mencintai si wanita yang mempunyai cacat, yaitu buta di kedua matanya. Dengan kekurangan yang dimiliki wanita itu, namun tak memudarkan rasa cinta si pria terhadap wanita itu.  Hari terus berganti, Bulan, dan Tahun terus berlalu, mereka semakin matang, dan rasa cinta kedua nya semakin dalam.
Suatu ketika, muncullah pernyataan dari si wanita itu… Sayaaang, terima kasih kamu sudah mau menemani dan mencoba setia kepada ku, meski aku ini buta. Dan bila kamu tetap setia kepadaku, bila suatu saat nanti aku dapat melihat, maka aku akan menikah dengan mu. Itulah janji si wanita terhadap pacarnya. Si pria hanya tersenyum dan mengatakan…”aku akan selalu setia menemanimu sayaaaang”. Dan aku yakin, suatu saat kamu pasti dapat melihat, dan saat itu pula aku akan melamar kamu.
Suatu saat, datanglah kabar gembira buat si wanita itu, bahwa akan ada seseorang yang akan mendonorkan matanya agar si wanita dapat melihat. Si wanita begitu gembira dan menceritakan hal ini kepada sang kekasih. Si pria pun tersenyum dan sebentar lagi, dia akan segera menikahinya.

Setelah operasi yang berjalan lancer tanpa kendala, akhirnya si wanita dapat melihat lagi. Selang beberapa hari, dia pun teringat janjinya yang akan mengajak kekasihnya untuk menikah. Ditunggunya kekasih hatinya, namun tak kunjung dating, tak sabar akhirnya si wanita mencari rumah si pria itu. Setelah si wanita sampai dirumah si pria ia terkejut, ternyata si pria yang jadi kekasihnya adalah seorang yang buta. Wanita itu kaget dan berucap, “haah!! Kamu ternyata buta, kalo begitu aku urungkan niat ku untuk menikah dengan mu, aku tak ingin menikah dengan orang buta, apa yang bisa diberikan orang buta buat istrinya nanti, baiknya kita batalkan saja, dan saya gak mau menikah dengan orang buta” begitu kata si wanita seraya berpaling dan ingin meninggalkan si pria. Namun sesaat sebelum menghilang, si pria berhasil menggenggam tangan si wanita dan berkata ditengah tangisnya yang dalam karena merasa tersakiti.

”Baiklah, tidak apa-apa kalau kamu tidak mau menikah dengan ku, aku ikhlas asal kau bahagia. Tapi satu hal yang harus kamu ingat. Jagalah mata itu baik-baik dan Jangan kau gunakan matamu untuk sesuatu hal yang membuat dosa”. Si wanita tak mendengarkanya dan tetap berontak lalu pergi dengan perasaan kecewa karena pria yang dia cintai adalah seorang yang buta. Dan dengan suara yang berat bercampur isak si pria itu tak sanggup berteriak untuk sekedar memperingatkan si wanita yang telah membelakanginya beberapa meter dari dirinya. Ucapan yang terakhir terucap dari si pria adalah… ”Sayaang, aku sangat mencintaimu, aku ikhlas..dan tolong kamu jaga mata ku baik-baik, karena itulah bukti cintaku kepadamu”. Namun sayangnya, ucapan ini tak didengar si wanita yang telah hilang ditelan kesunyian.

Begitu gan ceritanya, waktu pertama denger temen ane cerita, ane terenyuh neh gan (hehehehe_ rocker juga manusia gan :)). Ya buat yang udah tau cerita ini maaf ye kalo rada basi buat ente. Ya paling gak dengan cerita ini, anggap aja ane ngingetin agan-agan dan ane sendiri tentunya untuk tidak bertindak semaunya saat sesuatu yang baik berada dipihak kita, mustinya kita telisik dan selidik dulu kabaikan yang ada pada kita itu berasal dari mana. Jangan sampai kita menjadi kacang lupa kulitnya. Sekian ye gan, mohon maaf kalo ada kata-kata ane yang kurang berkenan, satu lagi… cerita ini ane adopsi dari cerita temen ane, jadi mohon maaf kalo ada kesamaan atau kemiripan dengan kejadian nyata agan-agan sekalian. Terima kasih buat yang udah mampir di blog ini, kalo ada saran silahkan tinggalkan comment aja gan….. :)
picture by:  http://carajitumencaricintasejati.blogspot.com/

anyer yang dingin (424 in memoriam)

20 Jan 2012

Permisi pemirsaa, seperti biasa penulis dadakan mau cerita neh, maaf ye kalo tulisannya ancur, ibarat kata sopir angkot gw ini sopir tembaknya, ya jadi sebagai penulis dadakan gini pastinya banyak kurangnya, yang penting dan kalo gak ada yang penting harap dimaklumi yeee… 
Cerita ini hanya sebagai kenangan semata tanpa ada unsur sara apalagi politik, tempat dan kejadian ini adalah bener, mohon maaf bila terjadi kesamaan tempat dan cerita. Kagak pake lama, langsung aja ke TKP yuukk, cap cuss ciinnnttt… :) 


Ketika itu, suara ayam berkokok tanda pagi telah tiba. Ajegile, hari ini gw begadang egen, maklum kuli serabutan. Pas banget kena shift malem, dan pagi ini tanggalan tepat jatuh gedubrak diangka 10 pada bulan Agustus 2011. Hari pertama masuk ke-perkuliahan setelah sekitar 2 mingguan libur hari raya Idul Fitri. Sumpah, ini mata sebenernya maunya sih ngajak tidur, tapi apa boleh buat, masa depan neh cooiii!!! Tanpa basa-basi takut jadi basi, gw sabet tuh kuda besi siap cabut dari tempat biasa gw mengais rejeki. Jakarta pagi itu udah agak rame, maklum manusia-manusia para pencari rupiah telah kembali beraktifitas setelah libur dikampung halaman. Kurang lebih setengah jam gw udah sampe di rumah, hheemmm…. Masih rada males juga sih. Untuk membuang males gw lanngsung pergi mandi, byuuuuuurrrrr!!!! [sensor…@@!$~%*&%**] 


Kelar mandi badan jadi seger, ngopi dulu lah biar gak culun (gak nyambung banget kan gw??? ;p). Sekitar pukul Sembilan waktu ciledug dan sekitarnya, gw cabut lagi menuju kampus tercinta UNDIP (kalo kata Ririh temen gw, itu singkatan dari Universitas Dipinggiran Pamulang) hahahaha_ keren juga kan nama kampus gw (aslinya mah UNPAM, alias Universitas Pamulang J). Pakai sepatu, siap jaket, slayer dan bruuuummmmm!!! Eit lupa, pasang headset dulu, jalan sambil dengerin cabikan gitarnya Wes Borland seru neh kayaknya. Be, be, be, berangkaaaaatttttttt!!!!!! 


Sampe kampus langsung parkir motor, gw ambil parkir di luar aja lah, lagi pula hari ini gw sama temen-temen ada rencana pergi ke anyer. Laaahhh, bujug bokiiirrr, parkiran luar dijagain juga sama satam nya, eh satpam maksud gw. Niat mau gratisan malah sama aja, tau gitu mending gw parkir di dalem aja kali yak. Setelah parkir, liat2 sekitar, heemmm suasana seperti biasa, gak seperti apa yang gw bayangkan. Gw pikir hari ini bakal rame, soalnya ini hari terakhir buat ngelunasin uang kuliah. Lega juga sih, ngopi dulu aja lah, biar gak culun lagi (gak nyambung banget lagi kan gw??? ;p). Kelar ngopi langsung cabut ke TU buat bayar uang kuliah. Sampe di lantai terbawah kampus ini, tempat para massa siswa menukar uangnya dengan masa depan. Yaaa aammmploooppp!!!! Gile bener, yang tadinya gw kira sepi taunya ratusan kepala udah berbaris gak rapi buat antri bayaran. Suara-suara riuh terdengar memenuhi ruangan yang lumayan besar (kalo lagi sepi lebar banget). Tapi gak papa dah, ikut antri aja, lagi pula gw antrinya gak sendiri, gw antri bareng temen gw si Hari Setiadi si raja molor (maklum ini anak gak liat waktu senggang, ada waktu senggang dikit matanya langsung sayu). Setelah lama ikut antri, (antriannya udah kaya mau antri terima sedekah kaum duafa, lama beneeeerrrr) akhirnya giliran gw neh sampe didepan kasir. Slepet, slepet, slepet (suara uang kertasan yg gw itung) berapa mbak??? Sekian jawab sikasir, oke neh mbak, itung lagi jangan sampe kurang yee.


Kelar ikut antri sembako, masih ada satu lagi tugas fisika neh yang harus dikumpulin. Clingak-clinguk cari teman satu kelompok. Nah ntu dia si Ririh Erma Suryani (wanita tulen yang dipertanyakan ketulenannya, soalnya ini orang ngumpulnya sama cowok mulu, hehehehe_ piss yee rih ;p) langsung aja gw cegat buat nyontek laporan fisika yang kurang. Sreeeet, sreeeet, sreeeet (ceritanya suara pulpen diatas kertas, lagi nulis gitu deh gw’nya) kelar juga tuh tugas. Waktu menunjukan ke pukul 3, hemmm pukul 2 kali yak??? Duh gw lupa neh waktu itu pukul berapa, udahlah yang pasti kagak pukul-pukulan dan gak ada yang bonyok. Saat nya ngumpulin tugas, sial bin dangkalan, itu tugas pake dikoreksi dulu lagi. Padahal ini jam udah mepet banget, maklum mau pergi hollyday coi, jadi agak gak sabaran gitu dah. Setelah ada perbaikan sana-sini akhirnya kelar juga, tapi jam di tangan dan gw coba melongok jam di indomart samping kampus udah menunjukan pukul 3 sore, wah alamat ribet neh acara ke anyer. 


Bener apa kata gw pemirsa, ini plan jadi kusut, yang seharusnya pergi ke anyer, akhirnya dialihkan ke puncak bogor. Akhirnya digelarlah rapat pleno guna membahas acara yang nyaris gagal ini. Setelah melalui negosiasi yang sangat panjang dan melelahkan (mendramatisir sekali deh :’)) akhirnya keputusan diambil, eng ing eeeennnnggg…. JAWAPANNYAAAA: ke anyernya batal pemirsa!!!! Buuuuuuuuu (sorakin rame-rameeee), akhir dari keputusan adalah, liburannya dialihkan ke puncak bogor. Dari pada batal, akhirnya kesepakatan yang berat ini dilaksanakan. Gak pake pikir-pikir lagi, langsung deh kita semua CAP CUUSS CIINNNTTT….. 


Perjalanan aman, gak terlalu macet meski serapah si Ceyla Chuwiw kalo bogor bakal hujan bener-bener kejadian. Bener-bener lu cey, serapah lu ampuh banget, besok-besok kalo ada sinetron Malin Kundang lu ikut audisi buat jadi emaknya si malin aje yee (hehehehe_ka, ka, kabuuurrrrrr ;p). Setelah bertarung melawan titik hujan yang datengnya gerombolan yang bikin sebagian basah, akhirnya reda juga tuh hujan (gw yakin ini juga akibat serapahnya ceyla neh yang mulai bête dengan hujan dan akhirnya nyumpahin biar hujannya berhenti, hahahaha_ bener gak cey??? ;p). Tapi track semakin berat neh, jalanan berkabut, jarak pandang kira-kira cuma 2 meter. Namun berkat do’a sebelum berangkat, akhirnya kita sampai juga di tujuan dengan selamat (iihh, sebenernya sebelum berangkat kita pada berdo’a dulu apa enggak sih??? Hahahahaha). 


Sampai di villa, wuuiihhh_ villa nya nyaman banget neh, sampe-sampe gw tertidur setelah tiba. Hahahahhahahaha_ ceritanya gw skip ye, soalnya gw kan gak tau cerita selanjutnya. (sorry… hahahahaha_) yang terdengar hanya dengkuran.. zzzzz zzzzzz zzzzz zzzzzz….. 


Acara selanjutnya, pagi itu matahari begitu cerah dan sepertinya udah agak terik-terik gimana gituuu, sesuatu banget deh pokoknya (syahroni mode:on). Udah siap semua neh, sekarang waktunya ke cibeureum…. Berangkaaattt!!! Sampai di gerbang cibodas mulai linglung, maklum mau cari yang gratisan, adalah Ricky Galang Pratama (seorang pria yang kini sedang terjebak cinta segitiga, ;p), ini anak muter-muter udah kaya hellikopter, niat mau menerabas lewat samping eh, ketauan juga sama penjaganya, hahahahahaha_ sesat lu rick!!! (sialnya gw sempet ikut-ikutan meripil-meripil jg lagi). Yasudahlah akhirnya kita bayar uang masuk, 9,000 buat satu motor. Tapi ada temen gw yang bernama Stuart Van Houten (anjaaaayyy, lu dengerin tuh, temen gw namanya keren sekaleeee ;p) dia yang melobi si penjaga pintu masuk. Cas cis cus ces cos, akhirnya deal diangka 35,000 buat 6 motor, keren juga jurus ngelobi temen gw ini. Tancaaap maaaanggg!!!! 


Ternyata belum sampe disitu, mau naek ke cibereum juga musti bayar. Sekali lagi temen gw yang namanya kaya londo belanda beraksi. Negoisasi agak alot neh kelihatanya, selain musti antri juga sepertinya tarifnya lumayan mahal, namun sekali lagi, jurus lobi Stuart Van Houten berhasil. Chuuuuuuuuu…. >0< saatnya mendaki….!!!! 


Pendakian dimulai, berhubung yang lain pada lemot-lemot jalannya, dan ada sebagian temen yang terkena syndrome mencret-mencret yang mengakibatkan perut mules dan menghambat laju pendakian. Gw putuskan untuk mendaki duluan, kali ini gw bareng servernya anak-anak neh, Agho Subagyo (selain server yang musti dilindungi, si yoyok ini kalo diajak kemana aja kagak pernah nolak, mungkin diajak ke jurang dia ikut aja kali yak… :’0) Asik berjalan tibalah sebuah insiden kecil nan kocak yang sayangnya biking gw nahan ketawa (mubazir banget sih sebenernya neh kalo gak diketawain) si yoyok yang lagi asik melintasi pendakian tiba-tiba kesandung, mana banyak orang pula (hahahahahahahaha…. Ketawa disini aja dah gw, sorry ye yok, lucu sih kalo inget itu :D). Jalan sambil photo-photo, tiba-tiba salah satu temen gw yang paling gokil Aulia Aditya (ini orang gak pernah mati gaya, sampe-sampe kuliah aja pake celana gombrong ala artis barongsai… :p) menyusul pendakian gw sama yoyok. Ternyata Aulia gak sendiri, dia ngebut bareng bininya si Andrex R Aditya (duh gw gak tau namanya.. :’s). Setelah beberapa lama, akhirnya sampai juga di air terjun cibereum, waaaaaahhhh!!! Keren neh aer terjunnya. Lagi-lagi temen gw si Aulia, yang lain langsung merangsek kearah aer terjun eh dia mah malah mengkerut mencari toilet, hahahahaha_ ternyata sikuning lonjong sudah ingin mendobrak lubang tersempit di dunia… hhhoooeeekkkzzz!!!! 


Asik photo sana-sini, akhirnya kelar juga neh keberadaan kami di curug cibereum. Saatnya penurunan, kali ini gw terun duluan dan kali ini jalan bareng si gila Aulia. Seperti kejadian pendakian, si Aulia juga sama kaya si yoyok, lagi banyak-banyaknya orang, si aulia kepleset, gubraaaakkk!!! Hahahahahahahahaha_ (pas kejadian gw gak sempet ketawa :p). Akhirnya gw sampe duluan di warung tempat anak-anak parkir motor, sekali lagi si Aulia mencari ruang kecil yang biasa dipakai orang buat merenung… toilet.. ( gw yakin itu bokong panas banget kali yak, sampe tiap istirahat selalu kembang kempis… hihihiihi_). Setelah semua berkumpul saatnya kembali ke villa, kejadian kocak terus berlanjut. Saat jalan pulang, anak-anak pada lupa gang yang kita lewatin buat motong jalur tadi pagi. Masuk ke satu gang, dengan pede, si yoyok yang berada di jok belakang motor gw, meyakinkan gw kalo emg itulah jalannya, dan ternyataaa… hahahahahaha_ jalan buntu. Dan yang bodohnya lagi si Andre dan bininya yang tetep tancap gas meski jalan buntu dan terjebak di kebon orang, hahahahaha… konyolnya lagi yang lain yang seyogyanya udah tau itu jalan buntu ya ikut aja lagi…. Hahahahaha_ koplak dah!!!! Puter balik ciinngg!!! 


Setelah putar sana-putar sini akhirnya ketemu juga tuh gang yang membawa kami kea rah villa. Sampai villa kita semua istirahat… Hmmmmmm_ tidur sejenak… 


Hari sudah sore dan semua siap-siap untuk pulang kembali ke rumah masing-masing. Sekitar jam 16:30 kita semua beranjak dari villa itu, bruummm…!! Perjalanan santai dan gak terlalu macet, sampai disebuah rumah makan neh. Nyam-nyam…. Waktunya makan, menunya menantang sekali, harum jengkol semerbak menggoyang lidah. Hajaaaaarrrr!!!!, setelah kenyang saatnya bayar, hahahahahahahahaha_ (ketawa dulu lah gw.. :D) ternyataaaa, ini rumah makan selain bikin perut gemuk tapi juga bikin kantong jadi kurus. Gw makan jengkol sama peyek udang abis Rp. 19,000,-, yang parah ya si artis barongsai, entah makan apa, yang pasti dia pemecah telor, eh pemecah rekor maksudnya, Rp. 36,000 buat sekali makan, hahahahahaha_. Saatnya melanjutkan perjalanan, hari udah semakin gelap, sampai pada pertigaan kearah parung. Iseng dikit gw deketin ricky yang lagi asik mengendaraain motornya dengan navigatornya Shinta Sari Murti (Rock n Roll banget ini orang stylenya). Tepat berada di samping ricky, gw geber dikit gas motor gw, bruumm!!! Bruummm!!!, alhasil Ricky yang lagi asik terpancing juga birahinya, (hahahahah, apa coba ;-p). Tanpa pikir panjang itu gas dihajar sampe puuoolll, yoi gw gak mau kalah dun, gw tarik juga gas motor gw. Ternyata yang lain juga gak mau kalah, Stevipay Deiqita (gw suka neh kalo doi maen guitar, asik banget petikannya ;-)) dengan navigatornya Wiwi Andinita Suryadi (wi, bawaan lu banyak banget, lebih mirip kaya orang mau pulang kampong dari pa kaya orang mau ke puncak, hahahaha ), Aulia Aditya dengan navigatornya Ceyla Chuwiw, Tigor Sebastian (ini orang kagak ada matinya kalo masalah dangdutan, hahahaha_ keren banget sih lu buy.. ;)) dengan navigatornya Ririh Erma Suryani, Lalu ada Stuart Van Houten dengan navigatornya Arief Hidayat (brader gw yang satu ini kocak orangnya, ngelawak mulu kerjaannya, mantapzz braadd!!!) dan yang terakhir si Andrex R Aditya (temen gw paling perhatiaan neh sama anak-anak, sering banget kirim-kirim sms tip-tips gak jelas J) dengan navigatornya si nini (duh, bini lu sapa sih nde namanya??? :s). 


Bener-bener kaya 2FAST AND 2FARIOUS, semuanya menggila saling salip dan saling kejar. Asli dah, mirip banget neh kaya scene nya itu film, bedanya kalo yang dibioskop itu Tokyo Drift, nah yang ini Parung Drift (maksa sekaleeee :’(). Bener-bener gak ada yang mau ngalah, berhubung gw bawa server, dan barang bawaannya emang berat, ya gw Cuma bisa ngikutin aja dari belakang. Tiba-tiba… brrummm!!! Brruummm!!! Gile si Ipay ngamuk, ini orang bener-bener dah naek motornya, ngeri juga gw jadinya. (semakin memperlambat laju, cari aman aja dah.. ). Akhirnya sampe juga di rumah Bubuy, buat ambil motornya si Arief yang dititipin, setelah minum-minum sejenak, kembali melanjutkan perjalanan pulang. Perjalanan berikutnya belum semulus yang diperkirakan, si Arief, brader gw yang satu ini matanya moker banget, alih-alih takut ketiduran waktu di motor, kita putusin buat mampir tukang kopi dulu. Gw, Ricky, Shinta, dan Arief ngopi dulu. Setelah kelar ngopi, barulah kita beranjak lagi buat nerusin perjalanan, huuaaahhhh…. Kali ini gw harus pisah track, yoi sob sampe ketemu sabtu depan, sapa gw ke temen-temen…. Cap cuusss cciiinnntttt….. back to go home…. 


Sampe rumah langsung istirahat, capek banget tapi senang sih. Apalagi ada kabar buat semester depan kelas kami dipisah (kamiii???? Lu aja kali di yang dikelas A sendirian,;( yang lain pada jadi satu di kelas C dan D). Sedih juga sih, ini mungkin kenangan terakhir bersama kelas G gw, huuuu, keren sob, bro, sist buat pertemanannya. Semoga pertemanan ini bisa terus sampai selamanya… keep rockin’ but no fuckin’…. 424….!!!! Yaaaa’eeeeee!!!! 
Regards, 
424 in memoriam… 
picture by: http://cihuynutkid.blogspot.com/2012/01/anyer-yang-dingin-424-in-memoriam.html