aku mengeluh
16 Des 2012
o'on phone
8 Des 2012
Ternyata menjalin hubungan itu tidak sesederhana yang dibayangkan. Penuh dengan hal-hal yang bila dihitung, ternyata jauh lebih banyak hal yang menyakitkan. Menyatukan dua kepala dan menempuh satu tujuan adalah yang sulit, dan yang memuakan adalah bila masalah itu muncul dari hal-hal yang seharusnya disadari dengan sesadar-sadarnya. Ada semacam trauma yang terus menghantui, namun itu sama sekali bukan luka yang tak tersembuhkan, namun cukup pedih bila harus terulang. Berulang kali melalukan kesalahan bodoh yang seharusnya dengan mudah dipahami dan disadari itu menyesakkan.
Aku telah berusaha dan sampai detik ini masih terus berusaha untuk memakluminya, namun aku berharap semua dapat berubah untuk hal yang lebih baik. Dilain sisi aku muak akan keberadaan teknologi, namun dilain sisi kehebatan teknologi ini yang mempertemukan kita. Memang bukan pada tempatnya bila aku menyalahkan kemajuan teknologi, yang harus disadari adalah sikap dari pribadi itu sendiri. Aku tak mengharapkan seseorang yang tak mengerti teknologi, namun dalam hal ini aku sangat membencinya dan terkadang berharap seseorang yang tak peduli dengan keberadaan teknologi. Sangat menyedihkan bila seseorang lebih menyukai keberadaan teknologi dari pada pasangannya, dan terlebih bila seseorang itu sedang bersama kita. Yang tak pernah habis untuk aku pikirkan adalah, sesakit apa dia bila tak membuka jejaring sosial atau bermain game? ataukah akan mati bila tak bisa online dalam setiap kesempatan? Sebandingkah dengan rasa sakit bila kita dicampakan?
Apa yang dia punya aku pun punya, namun aku tau kapan aku harus memainkannya, dan kapan aku harus fokus. Mungkin sebagian menganggap hal ini sebuah hal sepele, namun coba bayangkan bila itu terjadi pada diri kita. Aku tak ingin membalas dengan hal yang sama, karena aku tau, itu akan sangat menyakitkan.
Untuk sekedar bersenang-senang aku pikir itu konyol, tak sesuai dan cara-cara itu sangat licik. Saat kita saling tak memandang tak ada cara lain, keberadaan gadget itu sangat penting, tapi tidak saat diantara kita saling bertatap mata. Aku tak ingin memungkiri, mungkin tanpa sadar aku petnah melakukan hal yang serupa, namun ketika aku sadar, aku cukup bisa mengontrol dan memulai lagi dengan fokus. Kini semua mungkin telah terjadi, dan aku dalam dilema, hal ini seperti masalah sepele, namun bagi ku ini menyakitkan. Aku menyerah untuk memprotes, dan kini aku hanya akan menjalani ini dengan cara ku. Aku sudah cukup muak, dan tak dapat lagi menerima hal yang seperti ini. Faktanya handphone ini telah menyibukan beberapa diantaranya hanya untuk melukai perasaan seseorang. Dan kini mungkin aku harus memakai caraku untuk melunasi semua rasa muak ku terhadap masalah ini. Selamat tinggal jejaring sosial, selamat tinggal aplikasi-aplikasi yang telah membuatku muak, dan selamat tinggal semuanya. Semoga bila ada hal yang meyakinkan ku untuk kembali lagi untuk mencoba login lagi, walau aku berharap tidak. Mungkin satu-satunya yang akan aku rindukan hanyalah menulis dalam blog ini, selamat tinggal semua, dan semoga bila ada waktu luang aku akan tetap menulis di blog ini.
Thanks a lot for this pain!!!
brief aan mijn vrouw
Sesulit itukah kita menghargai untuk hal yang telah orang lain usahakan untuk kita? Merugikah kita bila untuk sekedar memberi sedikit apresiasi untuk apa yang orang lain telah kita lakukan? Tak usah yang berlebihan, faktanya setiap orang memang menginginkan feed back dari apa yang telah mereka lakukan, terlebih itu datang dari pasangan kita. Tak perlu berbicara banyak, dan tak perlu terlalu dipertegas, menghargai sedikit dari usaha orang lain itu adalah sebuah harta yang mungkin mengangkat moral dan memberi sedikit dorongan positif. Tapi terkadang tiap-tiap dari mereka tak peduli dan lebih memilih jalannya sendiri, tanpa melihat bagaimana orang itu telah berusa untuk kita. Cobalah mulai menghargai tiap usaha yang diperbuat orang lain untuk kita. Untuk diperjelas, kita tak akan merugi ataupun jatuh miskin hanya untuk sekedar berapresiasi.
Tiba-tiba aku merasakan de javu, bayangan dan gambaran hal itu sepertinya terekam jelas, kala jemari-jemari mengetikan kata-kata dari perasaan yang sakit. Aku bukan pengecut bila hanya untuk bercerita dan mengakui kesalahan, tapi yang kita hadapi saat ini adalah tentang statement kita yang terdahu. Aku jelas memperhatikan, yang telah terjadi jelas sangat mengiris isi dalam organ tubuh ini secara semu, tapi itu sungguh menyakitkan. Tak berat yang aku inginkan, seperti kisah terdahulu yang pernah aku tulis, bagaimana pentingnya untuk sekedar menemani seseorang yang menganggap berartinya diri kita. Aku tak butuh halus tangan mu untuk merenggangkan penat ku, dan aku sama sekali tak ingin menuntut mu untuk menyiapkan segala kebutuhan ku. Hanya hal kecil yang aku inginkan, ketika aku telah penat dengan segala aktivitas ku, sudikah kiranya kita untuk sekedar duduk bersama, bercerita dan untuk sekedar menemani. Aku sama sekali tak berharap kamu untuk merasakan juga apa yang aku rasakan, yang aku mau hanya cobalah mengerti, kehadiran mu itu cukup untuk meringankan penat ku. Ingatlah, aku tak meminta yang berlebihan, cukup temani saja aku.
Menjaga statement adalah harus, ini menyangkut beberapa hubungan dan ini tentang bagaimana kita saling merasa. Aku jelas melihat, dan mengetahui lebih dari apa yang kamu bayangkan. Aku sangat detail, menciptakan beberapa asumsi dan memperhatikan lebih dalam dari yang kamu tau. Satu yang tak pernah kau pahami adalah, menganggap ku hanya seorang yang miskin rasa. Aku melihat dengan jelas, bagaimana ketika posisi mu berubah untuk dapat menatap orang lain, ayunan mata mu yang mencoba mencari sesuatu hal yang sepenuhnya ingin kau temukan. Aku tau, aku sakit, tapi masih mengganjal dalam hati ku yang mulai membeku, haruskan aku ungkapkan kekesalan ku itu? Aku sanggup memakluminya, tapi aku berharap ini semua berakhir. Entah sampai kapan aku menahan ini semua, apa yang telah kita lewati seperti sia-sia dan sama sekali tak membekas. Mungkin beberapa dari kita berfikir itu adalah sebuah kewajaran, tapi tidak untuk ku. Aku bukan orang yang terlalu banyak berharap, aku hanya menuntut sebuah keterus terangan dan kejujuran yang tulus, meski sakit, aku lebih menghargai bagaimana kejujuran itu muncul.
INI BUKANLAH HAL UMUM, AKU HANYA BERUSAHA MENULIS DENGAN APA YANG KU HADAPI SAAT INI. AKU PERCAYA, MASIH BANYAK SESEORANG YANG BISA LEBIH BANGGA MENJAGA SENYUM ORANG LAIN UNTUK SEKEDAR MENGHARGAI USAHANYA. DAN AKU YAKIN, ADA JUTAAN ORANG DILUAR SANA YANG SANGGUP UNTUK MENEMANI PASANGANNYA UNTUK SEKEDAR DUDUK BERDUA, BERCERITA HAL YANG RINGAN DAN MENGERTI DENGAN IKHLAS. BEGITU PULA DENGAN MENJAGA PERASAAN, BANYAK DARI MEREKA YANG TETAP SETIA DAN SALING MENJAGA PERASAAN PASANGAN, MENUTUP SEGALA KELEMAHAN DAN MENGHINDARI AIR MATA. KARENA AKAN SANGAT MENYAKITKAN BILA YANG MENGHAPYS AIR MATA PASANGAN KITA ADALAH ORANG LAIN.
the kupluk, pesona tukang villa merambah artis
5 Agu 2012
Kembali ke kupluk, selain memanjakan kutu yang gue sebut diatas, kupluk adalah menutup yang dapat meredakan penyakit besar kepala, gak percaya? berikut contohnya.
Nah seperti itulah gue kalo gak pake kupluk, sangat besar kepala dan terlihat garang x(. Berhubung gue mempunyai hati yang agak-agak pink, kalo orang-orang bilang, maka gue harus bisa merubah kegarangan gue. Lu bayangin aja sob kalo lu punya kepala sebesar itu? mana cukup helm masuk ke batok kepala lu? jangan kan masuk, mungkin si helmnya juga jijik kali kalo liat kepala model kaya gitu. Nah oleh sebab itu gue pake kupluk, dan setelah gue pake kupluk, besar kepala gue berkurang drastis dan tingkat ketampanan gue bertambah sekitar 100,50%. Gak percaya? liat photo dibawah ini, itu setelah gue menggunakan kupluk ;b.
Nah kaan... apa kata gue, berubah kan setelah gue pake kupluk. (whahahahahaha, semoga pemirsa gak pada ngeh kalo gue lagi ngebohong ;b).
Lagi sob, sebenernya kupluk itu sesungguhnya menghindari kepala kita dari masalah malu karena rambut rontok, gak percaya? buktikan sendiri. Bila rambut anda mulai rontok dan bentuk rambut anda sudah seperti Lombardo, silahkan pakai kupluk, dijamin kepala botak anda akan terhindar dari pantauan orang-orang. Buat yang belum kenal si Lombardo, neh gue kasih gambarnya..
Tuh lu liat aja sob, gue yakin si Lombardo itu kepanasan karena kepala plontosnya tersiram sinar matahari. Tapi apa yang terjadi setelah dia memakai kupluk? berikut adalah gambarnya...
Wuuiih, setelah si Lombardo memakai kupluk, sepintas dia mirip dengan David Beckham. Makanya, buat sobat-sobat, ayo buruan pakai kupluk sekarang juga. Ini adalah rekasa bukan fakta, jadi tunggu apa lagi. Beli kupluk sekarang dan bergayalah ala Beckham walau wajah anda tidak mirip sama sekali.
Nah, gimana? tertarik menggunakan kupluk? atau masih minder pake kupluk karena takut dibilang kaya tukang villa? Gak perlu takut sob, berikut ini gue lampirkan artis-artis keren yang gak malu dibilang kaya tukang villa. Pada dasarnya, artis yang pake kupluk dan kita yang bukan artis tapi pake kupluk adalah sama aja, hanya yang membedakan, kalo artis itu ganteng, dan kalo kita jelek. Tapi gak usah minder, bravo kupluk.
| Brian Molko, Placebo |
![]() |
| yang abis diselingkuhin sama steward ;b |
![]() |
| Brad Pitt Ngatimin :) |
kenapa gue ngeblog?
5 Jul 2012
Nah baru sekarang-sekarang inilah gue mulai balik ngebog lagi, tapi bukan untuk mencari rupiah lho. Hahahahaha... trauma gue. Sekarang sih cuma iseng aja aktiv pake blog, berhubung gue suka nulis dan gue rasa blog tempat yang pas buat gue untuk belajar menulis. Walau masih berantakan dan terkesan gak ada yang menarik dari tulisan gue, ya paling gak, gue stop untuk copas-copasan lah, macam blog adsense gue yang dulu. Sekarang gue mau coba nulis dari apa yang ada di pikiran gue aja. Buang unek-unek dan mencoba mencari hal-hal baru di sini.
Efek... efek dari ngeblog yang gue rasa sekarang sangat positive, itu kenapa gue selalu suka ngeblog. Mulai dari menambah wawasan, dan bermacam-macam pengetahuan mampir di otak gue. Kenapa? karena semenjak gue ngeblog, gue selalu mikirin hal apa yang mau gue posting, mencari inspirasi dari blog-blog temen gue, menilik bagaimana mereka menulis dan bercerita, kadang malah nyasar ke blog-blog yang lain. Dengan kata lain gue jadi rajin membaca blog orang-orang, dan imbasnya gue jadi banyak tau, dan menambah wawasan gue. Ya walaupun gue ini termasuk orang yang bebel otaknya, tapi semoga aja dengan ngeblog ini gue bisa sedikit-sedikit memapas kebebelan otak gue dan mulai bisa menampung wawasan yang gue dapet dari seringnya gue membaca.
Dengan ngeblog gue juga bisa menulis banyak hal, tentang apa yang gue lihat, curhatan sampe hal-hal unik semua gue tulis disini. Ditambah lagi, sekarang gue bisa ngeblog via hape, jadi gue bisa ngeblog dimana pun gue berada. Ya.. pokoknya gitu aja dah, ngeblog itu menyenangkan, dan yang terpenting bagi gue, ya itu tadi, bisa membuka wawasan dan jadi banyak tau berbagai macam hal. So.. buat temen-temen, jangan cuma jadi pembaca setia, mumpung ngeblog gratis dan gak pake beli domain dan lain-lain, buruan deh buat akun blognya. :)
filotes
25 Jun 2012
Gue sendiri gak tau kenapa hari-hari gue belakangan ini terasa ada yang kurang, gaji udah keluar, utang udah dibayar, dan kebutuhan penunjang juga udah dibeli. Sempak?? ah, sempak gue masih banyak, jadi gak perlu beli dulu, lagi pula sepertinya masalah gue bukan pada sempak dah. Lalu kira-kira apa ye?? Heemmmm, okelah gue nyerah, gue ngaku.... hari-hari gue sekarang kurang nyaman karena masalah percintaan :0. Ya beginilah nasib gue, semua berawal dari keegoisan gue. Tapi apa yang jadi egois gue ini sebenernya hanya ungkapan kecintaan gue sama dia, dan bukan semata karena gue benci atau bukan pula karena berkurangnya rasa sayang gue. Well, mungkin sebagian atau malah seluruh orang menganggap ini adalah hal yang keterlaluan, tapi seperti kata pepatah, lain lubuk maka lain pula ikannya. Sepertinya gue harus berterima kasih untuk pepatah yang satu ini, hehehehehe...
Ya gue sih berharap semua akan baik-baik aja, tapi setelah apa yang terjadi, gue pikir semua butuh waktu. Walaupun masalah ini gak serumit silsilah dewa-dewa Yunani, tapi jelas ada efek sampingnya. Jangankan hati, obat aja ada efek sampingnya, hahahahaha... Nah, efek samping itu yang masih berasa sama gue, tapi gue juga gak mau kalo nantinya masalah ini jadi runyam. Entahlah, ya semoga aja semua akan baik-baik aja dan bisa normal kembali. Sayang kalo sampe nanti ada masalah besar, hancurlah semua kisah roman picisan gue. Tapi setelah melewati beberapa episode macam sinetron Indonesia, gue cukup paham kok untuk tetap bisa mempertahankan dan menjaga kelangsungan hubungan ini. Tapi sekali lagi, gue cuma mau mempertahankan kalo dia emang mau mempertahankan, kalo dia yang..... eemmmm. yasudah lah, gue rasa segini aja curhat gue. Akhir kata, biar agak nyambung sama judul entrinya, gue cuma mau bilang.... filotes oohh filotes :(
catatan kecil pertempuran gue ;p
27 Mei 2012
temani saja aku
22 Mei 2012
Joni namanya, seorang teman yang cukup dewasa dan penyabar. Sore itu selepas ngampus gue dan Joni masih asik ngopi disebuah warung didepan kampus. Ada yang aneh dari raut wajah sahabat gue ini, entah apa yang terjadi, tetapi gue pun ragu untuk menanyakan hal tentang ada apa gerangan dengan teman gue ini. Gue diam beberapa saat, karena gue yakin teman gue ini nantinya juga akan cerita sendiri tentang masalahnya ke gue. Betul dugaan gue, selepas menyeruput kopi dan menghela napas panjang, si Joni mulai membuka mulutnya dan berbicara sama gue. Wajah temen gue makin sayu, tampak ada rasa sedih dalam dirinya. Dan sejenak gue terkaget-kaget ketika si Joni berkisah tentang hubungan rumah tangganya sangat tidak menyenangkan dan sangat menjenuhkan. Lebih lanjut teman gue ini minta pendapat dan saran gue soal apa yang harus dia lakukan agar rumah tangganya gak makin berantakan. Dalam diam gue cuma ngebatin dalam hati, "duh, gue aja belum nikah masa udah disuruh kasih saran buat yang beginian". Walhasil, sore itu gue cuma jadi pendengar setia keluh kesah temen gue itu.
Satu minggu kemudian, temen gue ini tak nampak batang hidungnya dikampus. Iseng gue coba sms ke hapenya, tapi lama gue tunggu, gak ada juga balasan dari temen gue ini. Sampai pada suatu malam, hape gue berdering dan tampak nama Joni terpampang dihape gue. Ternyata si Joni menelpon gue dan dia minta gue buat nemenin dia disebuah cafe dibilangan Jakarta. Tanpa pikir panjang, gue datangi tempat yang disebutkan temen gue ini. Sesampai dicafe itu, gue liat si Joni duduk bersandar dengan tampang yang benar-benar lusuh. Dengan hati-hati gue duduk dihadapannya, dan dengan nada yang lemah temen gue ini berkata bahwa dia telah bercerai dengan istrinya. Wah, gue kaget tapi gue coba untuk tenang. Dan setelah suasana hening, gue coba bertanya perlahan, penyebab apa gerangan yang membut si penyabar ini sampai hati menceraikan istrinya. Karena setau gue, istrinya perhatian banget sama temen gue ini, istri temen gue selalu merapikan rumah, mencuci pakaian dan menyiapkan makanan buat si Joni ini. Tapi ketika si Joni bercerita, hal yang mengejutkan terdengar dikuping gue, tentang alasan dia menceraikan istrinya.
Joni mulai bercerita, istrinya sebenarnya sayang dengan dia. Setiap hari dia menyiapkan sarapan, merapikan rumah dan mencucikan pakaian. Lalu apa yang menjadi masalahnya? Joni melanjutkan ceritanya, satu hal yang membuat Joni tak bahagia adalah karena istrinya lebih suka menyibukan diri mengurus rumah, istrinya lebih memilih beres-beres rumah ketimbang menemani Joni untuk sekedar bercengkrama. Istri temen gue ini mungkin merasa tugas istri adalah mengurusi rumah, dan kata si Joni, hal lain adalah menemaninya tidur dan memenuhi kebutuhan biologis si Joni saja. Saat Joni meminta istrinya untuk sekedar menemani menonton tv, atau mendengarkan cerita si Joni, istri lebih suka merapikan rumah dan sibuk dengan urusan rumah tangga. Diakhir cerita, dengan sedih temen gue si Joni ini berkata, "gue gak butuh tukang cuci, dan gue gak butuh tukang bersih-bersih rumah, gue bisa bayar seorang pembantu buat melakukan itu, yang gue butuhkan adalah istri yang selalu menemani gue saat gue butuhkan". Wew, gue terdiam, bener juga si Joni ini. Istri sejatinya adalah teman hidup suami, dan kini gue paham kenapa temen gue ini akhirnya memilih bercerai. Waktu yang semakin larut menyudahi pertemuan gue dengan si Joni.
Dan gue beranjak pulang, diperjalanan gue terus berpikir, meski hanya hal sepele, tapi bagi seorang suami yang ditemani istri adalah hal yang paling menyenangkan. Walau hanya menoton tv, bercengkrama, atau sekedar mendengarkan radio, tp hal ini sangat fatal. Dan dari sini gue belajar bagaimana pentingnya menemani, dan berharganya ditemani. Mungkin dalam kasus gue, yang belum berkeluarga, hal ini bisa gue praktikkan pada teman dan sahabat gue. Saat temen membutuhkan, ya paling tidak kita bisa menemani teman kita disaat dia terpuruk, dan gue yakin itu sangat berharga buat teman kita. Lalu harapan gue, semoga kedepannya gue mau punya seorang pendamping yang siap menemani gue saat gue butuhkan. Amiin ;)
ngeblog via android
Heemmm, lagi muter-muter play store eh nemu applikasi blogger droid. Penasaran coba search ke google, kali aja ada applikasi yang keluaran google inc. Lama searching, akhirnya dapet juga link buat downloadnya. Taph sayang, setelah mau didownload ada caution diatasnya dengan tulisan "applikasi ini tidak tersedia di negara anda". Wew, sial bener dah, terpaksa pake yang blogger droid.
Kelar download langsung gue coba test buat posting. Nah yang kalian baca ini adalah postingan gue via blogger droid. Lumayan lah, itung-itung bisa jadi gampang kalo mau posting diblog. Sekalipun lagi dijalan, atau lagi ada dikendaraan gak perlu bingung buat nuangin unek-uneg di blog. Tinggal buka applikasinya, dan langsung posting, hehehe :)
Wew, inikan posting tester gue, kok gue udah sok tau aja yak, padahal gue belumm tau hasil update'an nya. Hahaha, okelah kalo begitu sob, sekian dulu tester ini gue sampaikan. Dan ini siap-siap mau gue terbitkan, dan mau liat hasilnya. Capcuuus cinnt. . .
long distance relationship
20 Mei 2012
![]() |
| musti nunggu 2 tahun buat ketemu ;( |
![]() |
| akhirnya ketemu juga ;b |
pantai batu berdaun dan misteri meriam tegak
17 Mei 2012
![]() |
| Pantai Batu Berdaun |
![]() |
| Pantai Batu Berdaun, Dabo, Singkep, KepRi |
![]() |
| Pantai Batu Bongkok |
![]() |
| Situs Meriam Tegak |
air terjun batu ampar
![]() |
| Air Terjun Batu Ampar |
![]() |
| Air Terjun Batu Ampar |
![]() |
| Batu Ampar |
liverpudlisme
15 Mei 2012
Akhirnya selesai juga kompetisi liga inggris 2011-2012 dengan Manchester City sebagqai juaranya. Tapi biar bagaimana pun, ini bukan musim yang bagus buat Liverpool. Sayang ya Liverpool gagal lagi finish di urutan ke 4 klasmen, yang tandanya gagal lagi buat berjibaku di Liga Champions musim depan. Tapi it's okay, beruntung Liverpool menjuarai piala Carling, dan mendapatkan tiket lolos ke piala UEFA. Meski masih dibawah liga champioms, tapi tak apa lah, toh partisipasi ini menandakan Liverpool masih bisa unjuk gigi di Eropa.
So, gue sebagai Liverpudlian jelas kecewa, tapi buat gue pantang jadi karbitan. Dan semoga musim depan Liverpool bisa lebih beruntung dan bisa memperbaiki kesalahan di musim ini. Beberapa pemain udah pada diincar dan semoga nantinya bisa direkrut dan memberi kontribusi yang lebih buat Liverpool. Musim ini memang bukan musim yang baik bagi Gerrard CS, banyak kehilangan point dikandang dan sering tumbang ditangan klub yang notabene diatas kertas harusnya bisa dimenangkan. Tapi itulah sepak bola, bukan hanya sekedar skill dan strategi, keberuntungan juga menjadi salah satu fatktor terpenting.
Akhir kata gue cuma berharap dimusim yang akan datang semoga Liverpool bisa berbenah dan lebih didekatkan pada keberuntungan.
YNWA
cinta sejati si buta
22 Jan 2012
![]() |
| picture by: http://carajitumencaricintasejati.blogspot.com/ |
anyer yang dingin (424 in memoriam)
20 Jan 2012
Cerita ini hanya sebagai kenangan semata tanpa ada unsur sara apalagi politik, tempat dan kejadian ini adalah bener, mohon maaf bila terjadi kesamaan tempat dan cerita. Kagak pake lama, langsung aja ke TKP yuukk, cap cuss ciinnnttt… :)
Ketika itu, suara ayam berkokok tanda pagi telah tiba. Ajegile, hari ini gw begadang egen, maklum kuli serabutan. Pas banget kena shift malem, dan pagi ini tanggalan tepat jatuh gedubrak diangka 10 pada bulan Agustus 2011. Hari pertama masuk ke-perkuliahan setelah sekitar 2 mingguan libur hari raya Idul Fitri. Sumpah, ini mata sebenernya maunya sih ngajak tidur, tapi apa boleh buat, masa depan neh cooiii!!! Tanpa basa-basi takut jadi basi, gw sabet tuh kuda besi siap cabut dari tempat biasa gw mengais rejeki. Jakarta pagi itu udah agak rame, maklum manusia-manusia para pencari rupiah telah kembali beraktifitas setelah libur dikampung halaman. Kurang lebih setengah jam gw udah sampe di rumah, hheemmm…. Masih rada males juga sih. Untuk membuang males gw lanngsung pergi mandi, byuuuuuurrrrr!!!! [sensor…@@!$~%*&%**]
Kelar mandi badan jadi seger, ngopi dulu lah biar gak culun (gak nyambung banget kan gw??? ;p). Sekitar pukul Sembilan waktu ciledug dan sekitarnya, gw cabut lagi menuju kampus tercinta UNDIP (kalo kata Ririh temen gw, itu singkatan dari Universitas Dipinggiran Pamulang) hahahaha_ keren juga kan nama kampus gw (aslinya mah UNPAM, alias Universitas Pamulang J). Pakai sepatu, siap jaket, slayer dan bruuuummmmm!!! Eit lupa, pasang headset dulu, jalan sambil dengerin cabikan gitarnya Wes Borland seru neh kayaknya. Be, be, be, berangkaaaaatttttttt!!!!!!
Sampe kampus langsung parkir motor, gw ambil parkir di luar aja lah, lagi pula hari ini gw sama temen-temen ada rencana pergi ke anyer. Laaahhh, bujug bokiiirrr, parkiran luar dijagain juga sama satam nya, eh satpam maksud gw. Niat mau gratisan malah sama aja, tau gitu mending gw parkir di dalem aja kali yak. Setelah parkir, liat2 sekitar, heemmm suasana seperti biasa, gak seperti apa yang gw bayangkan. Gw pikir hari ini bakal rame, soalnya ini hari terakhir buat ngelunasin uang kuliah. Lega juga sih, ngopi dulu aja lah, biar gak culun lagi (gak nyambung banget lagi kan gw??? ;p). Kelar ngopi langsung cabut ke TU buat bayar uang kuliah. Sampe di lantai terbawah kampus ini, tempat para massa siswa menukar uangnya dengan masa depan. Yaaa aammmploooppp!!!! Gile bener, yang tadinya gw kira sepi taunya ratusan kepala udah berbaris gak rapi buat antri bayaran. Suara-suara riuh terdengar memenuhi ruangan yang lumayan besar (kalo lagi sepi lebar banget). Tapi gak papa dah, ikut antri aja, lagi pula gw antrinya gak sendiri, gw antri bareng temen gw si Hari Setiadi si raja molor (maklum ini anak gak liat waktu senggang, ada waktu senggang dikit matanya langsung sayu). Setelah lama ikut antri, (antriannya udah kaya mau antri terima sedekah kaum duafa, lama beneeeerrrr) akhirnya giliran gw neh sampe didepan kasir. Slepet, slepet, slepet (suara uang kertasan yg gw itung) berapa mbak??? Sekian jawab sikasir, oke neh mbak, itung lagi jangan sampe kurang yee.
Kelar ikut antri sembako, masih ada satu lagi tugas fisika neh yang harus dikumpulin. Clingak-clinguk cari teman satu kelompok. Nah ntu dia si Ririh Erma Suryani (wanita tulen yang dipertanyakan ketulenannya, soalnya ini orang ngumpulnya sama cowok mulu, hehehehe_ piss yee rih ;p) langsung aja gw cegat buat nyontek laporan fisika yang kurang. Sreeeet, sreeeet, sreeeet (ceritanya suara pulpen diatas kertas, lagi nulis gitu deh gw’nya) kelar juga tuh tugas. Waktu menunjukan ke pukul 3, hemmm pukul 2 kali yak??? Duh gw lupa neh waktu itu pukul berapa, udahlah yang pasti kagak pukul-pukulan dan gak ada yang bonyok. Saat nya ngumpulin tugas, sial bin dangkalan, itu tugas pake dikoreksi dulu lagi. Padahal ini jam udah mepet banget, maklum mau pergi hollyday coi, jadi agak gak sabaran gitu dah. Setelah ada perbaikan sana-sini akhirnya kelar juga, tapi jam di tangan dan gw coba melongok jam di indomart samping kampus udah menunjukan pukul 3 sore, wah alamat ribet neh acara ke anyer.
Bener apa kata gw pemirsa, ini plan jadi kusut, yang seharusnya pergi ke anyer, akhirnya dialihkan ke puncak bogor. Akhirnya digelarlah rapat pleno guna membahas acara yang nyaris gagal ini. Setelah melalui negosiasi yang sangat panjang dan melelahkan (mendramatisir sekali deh :’)) akhirnya keputusan diambil, eng ing eeeennnnggg…. JAWAPANNYAAAA: ke anyernya batal pemirsa!!!! Buuuuuuuuu (sorakin rame-rameeee), akhir dari keputusan adalah, liburannya dialihkan ke puncak bogor. Dari pada batal, akhirnya kesepakatan yang berat ini dilaksanakan. Gak pake pikir-pikir lagi, langsung deh kita semua CAP CUUSS CIINNNTTT…..
Perjalanan aman, gak terlalu macet meski serapah si Ceyla Chuwiw kalo bogor bakal hujan bener-bener kejadian. Bener-bener lu cey, serapah lu ampuh banget, besok-besok kalo ada sinetron Malin Kundang lu ikut audisi buat jadi emaknya si malin aje yee (hehehehe_ka, ka, kabuuurrrrrr ;p). Setelah bertarung melawan titik hujan yang datengnya gerombolan yang bikin sebagian basah, akhirnya reda juga tuh hujan (gw yakin ini juga akibat serapahnya ceyla neh yang mulai bête dengan hujan dan akhirnya nyumpahin biar hujannya berhenti, hahahaha_ bener gak cey??? ;p). Tapi track semakin berat neh, jalanan berkabut, jarak pandang kira-kira cuma 2 meter. Namun berkat do’a sebelum berangkat, akhirnya kita sampai juga di tujuan dengan selamat (iihh, sebenernya sebelum berangkat kita pada berdo’a dulu apa enggak sih??? Hahahahaha).
Sampai di villa, wuuiihhh_ villa nya nyaman banget neh, sampe-sampe gw tertidur setelah tiba. Hahahahhahahaha_ ceritanya gw skip ye, soalnya gw kan gak tau cerita selanjutnya. (sorry… hahahahaha_) yang terdengar hanya dengkuran.. zzzzz zzzzzz zzzzz zzzzzz…..
Acara selanjutnya, pagi itu matahari begitu cerah dan sepertinya udah agak terik-terik gimana gituuu, sesuatu banget deh pokoknya (syahroni mode:on). Udah siap semua neh, sekarang waktunya ke cibeureum…. Berangkaaattt!!! Sampai di gerbang cibodas mulai linglung, maklum mau cari yang gratisan, adalah Ricky Galang Pratama (seorang pria yang kini sedang terjebak cinta segitiga, ;p), ini anak muter-muter udah kaya hellikopter, niat mau menerabas lewat samping eh, ketauan juga sama penjaganya, hahahahahaha_ sesat lu rick!!! (sialnya gw sempet ikut-ikutan meripil-meripil jg lagi). Yasudahlah akhirnya kita bayar uang masuk, 9,000 buat satu motor. Tapi ada temen gw yang bernama Stuart Van Houten (anjaaaayyy, lu dengerin tuh, temen gw namanya keren sekaleeee ;p) dia yang melobi si penjaga pintu masuk. Cas cis cus ces cos, akhirnya deal diangka 35,000 buat 6 motor, keren juga jurus ngelobi temen gw ini. Tancaaap maaaanggg!!!!
Ternyata belum sampe disitu, mau naek ke cibereum juga musti bayar. Sekali lagi temen gw yang namanya kaya londo belanda beraksi. Negoisasi agak alot neh kelihatanya, selain musti antri juga sepertinya tarifnya lumayan mahal, namun sekali lagi, jurus lobi Stuart Van Houten berhasil. Chuuuuuuuuu…. >0< saatnya mendaki….!!!!
Pendakian dimulai, berhubung yang lain pada lemot-lemot jalannya, dan ada sebagian temen yang terkena syndrome mencret-mencret yang mengakibatkan perut mules dan menghambat laju pendakian. Gw putuskan untuk mendaki duluan, kali ini gw bareng servernya anak-anak neh, Agho Subagyo (selain server yang musti dilindungi, si yoyok ini kalo diajak kemana aja kagak pernah nolak, mungkin diajak ke jurang dia ikut aja kali yak… :’0) Asik berjalan tibalah sebuah insiden kecil nan kocak yang sayangnya biking gw nahan ketawa (mubazir banget sih sebenernya neh kalo gak diketawain) si yoyok yang lagi asik melintasi pendakian tiba-tiba kesandung, mana banyak orang pula (hahahahahahahaha…. Ketawa disini aja dah gw, sorry ye yok, lucu sih kalo inget itu :D). Jalan sambil photo-photo, tiba-tiba salah satu temen gw yang paling gokil Aulia Aditya (ini orang gak pernah mati gaya, sampe-sampe kuliah aja pake celana gombrong ala artis barongsai… :p) menyusul pendakian gw sama yoyok. Ternyata Aulia gak sendiri, dia ngebut bareng bininya si Andrex R Aditya (duh gw gak tau namanya.. :’s). Setelah beberapa lama, akhirnya sampai juga di air terjun cibereum, waaaaaahhhh!!! Keren neh aer terjunnya. Lagi-lagi temen gw si Aulia, yang lain langsung merangsek kearah aer terjun eh dia mah malah mengkerut mencari toilet, hahahahaha_ ternyata sikuning lonjong sudah ingin mendobrak lubang tersempit di dunia… hhhoooeeekkkzzz!!!!
Asik photo sana-sini, akhirnya kelar juga neh keberadaan kami di curug cibereum. Saatnya penurunan, kali ini gw terun duluan dan kali ini jalan bareng si gila Aulia. Seperti kejadian pendakian, si Aulia juga sama kaya si yoyok, lagi banyak-banyaknya orang, si aulia kepleset, gubraaaakkk!!! Hahahahahahahahaha_ (pas kejadian gw gak sempet ketawa :p). Akhirnya gw sampe duluan di warung tempat anak-anak parkir motor, sekali lagi si Aulia mencari ruang kecil yang biasa dipakai orang buat merenung… toilet.. ( gw yakin itu bokong panas banget kali yak, sampe tiap istirahat selalu kembang kempis… hihihiihi_). Setelah semua berkumpul saatnya kembali ke villa, kejadian kocak terus berlanjut. Saat jalan pulang, anak-anak pada lupa gang yang kita lewatin buat motong jalur tadi pagi. Masuk ke satu gang, dengan pede, si yoyok yang berada di jok belakang motor gw, meyakinkan gw kalo emg itulah jalannya, dan ternyataaa… hahahahahaha_ jalan buntu. Dan yang bodohnya lagi si Andre dan bininya yang tetep tancap gas meski jalan buntu dan terjebak di kebon orang, hahahahaha… konyolnya lagi yang lain yang seyogyanya udah tau itu jalan buntu ya ikut aja lagi…. Hahahahaha_ koplak dah!!!! Puter balik ciinngg!!!
Setelah putar sana-putar sini akhirnya ketemu juga tuh gang yang membawa kami kea rah villa. Sampai villa kita semua istirahat… Hmmmmmm_ tidur sejenak…
Hari sudah sore dan semua siap-siap untuk pulang kembali ke rumah masing-masing. Sekitar jam 16:30 kita semua beranjak dari villa itu, bruummm…!! Perjalanan santai dan gak terlalu macet, sampai disebuah rumah makan neh. Nyam-nyam…. Waktunya makan, menunya menantang sekali, harum jengkol semerbak menggoyang lidah. Hajaaaaarrrr!!!!, setelah kenyang saatnya bayar, hahahahahahahahaha_ (ketawa dulu lah gw.. :D) ternyataaaa, ini rumah makan selain bikin perut gemuk tapi juga bikin kantong jadi kurus. Gw makan jengkol sama peyek udang abis Rp. 19,000,-, yang parah ya si artis barongsai, entah makan apa, yang pasti dia pemecah telor, eh pemecah rekor maksudnya, Rp. 36,000 buat sekali makan, hahahahahaha_. Saatnya melanjutkan perjalanan, hari udah semakin gelap, sampai pada pertigaan kearah parung. Iseng dikit gw deketin ricky yang lagi asik mengendaraain motornya dengan navigatornya Shinta Sari Murti (Rock n Roll banget ini orang stylenya). Tepat berada di samping ricky, gw geber dikit gas motor gw, bruumm!!! Bruummm!!!, alhasil Ricky yang lagi asik terpancing juga birahinya, (hahahahah, apa coba ;-p). Tanpa pikir panjang itu gas dihajar sampe puuoolll, yoi gw gak mau kalah dun, gw tarik juga gas motor gw. Ternyata yang lain juga gak mau kalah, Stevipay Deiqita (gw suka neh kalo doi maen guitar, asik banget petikannya ;-)) dengan navigatornya Wiwi Andinita Suryadi (wi, bawaan lu banyak banget, lebih mirip kaya orang mau pulang kampong dari pa kaya orang mau ke puncak, hahahaha ), Aulia Aditya dengan navigatornya Ceyla Chuwiw, Tigor Sebastian (ini orang kagak ada matinya kalo masalah dangdutan, hahahaha_ keren banget sih lu buy.. ;)) dengan navigatornya Ririh Erma Suryani, Lalu ada Stuart Van Houten dengan navigatornya Arief Hidayat (brader gw yang satu ini kocak orangnya, ngelawak mulu kerjaannya, mantapzz braadd!!!) dan yang terakhir si Andrex R Aditya (temen gw paling perhatiaan neh sama anak-anak, sering banget kirim-kirim sms tip-tips gak jelas J) dengan navigatornya si nini (duh, bini lu sapa sih nde namanya??? :s).
Bener-bener kaya 2FAST AND 2FARIOUS, semuanya menggila saling salip dan saling kejar. Asli dah, mirip banget neh kaya scene nya itu film, bedanya kalo yang dibioskop itu Tokyo Drift, nah yang ini Parung Drift (maksa sekaleeee :’(). Bener-bener gak ada yang mau ngalah, berhubung gw bawa server, dan barang bawaannya emang berat, ya gw Cuma bisa ngikutin aja dari belakang. Tiba-tiba… brrummm!!! Brruummm!!! Gile si Ipay ngamuk, ini orang bener-bener dah naek motornya, ngeri juga gw jadinya. (semakin memperlambat laju, cari aman aja dah.. ). Akhirnya sampe juga di rumah Bubuy, buat ambil motornya si Arief yang dititipin, setelah minum-minum sejenak, kembali melanjutkan perjalanan pulang. Perjalanan berikutnya belum semulus yang diperkirakan, si Arief, brader gw yang satu ini matanya moker banget, alih-alih takut ketiduran waktu di motor, kita putusin buat mampir tukang kopi dulu. Gw, Ricky, Shinta, dan Arief ngopi dulu. Setelah kelar ngopi, barulah kita beranjak lagi buat nerusin perjalanan, huuaaahhhh…. Kali ini gw harus pisah track, yoi sob sampe ketemu sabtu depan, sapa gw ke temen-temen…. Cap cuusss cciiinnntttt….. back to go home….
Sampe rumah langsung istirahat, capek banget tapi senang sih. Apalagi ada kabar buat semester depan kelas kami dipisah (kamiii???? Lu aja kali di yang dikelas A sendirian,;( yang lain pada jadi satu di kelas C dan D). Sedih juga sih, ini mungkin kenangan terakhir bersama kelas G gw, huuuu, keren sob, bro, sist buat pertemanannya. Semoga pertemanan ini bisa terus sampai selamanya… keep rockin’ but no fuckin’…. 424….!!!! Yaaaa’eeeeee!!!!
Regards,
424 in memoriam…
![]() |
| picture by: http://cihuynutkid.blogspot.com/2012/01/anyer-yang-dingin-424-in-memoriam.html |





















